Recent Post

Saturday, 21 November 2015
Banyak Guru Yang Nilai UGK-nya Nyaris Sempurna

Banyak Guru Yang Nilai UGK-nya Nyaris Sempurna

UKG yang akan berakhir tanggal 27 november ini diikuti oleh 2 juta lebih guru yang tersebar diseluruh Indonesia. Adapaun untuk hasil UKG sementara, ternyata banyak guru yang mendapatkan nilai hampir sempurna, semoga hasil akhir nanti ada guru yang nilainya sempurna.

Dampak Negatif Calistung Bagi Pendidikan Anak Di Level PAUD

Dampak Negatif Calistung Bagi Pendidikan Anak Di Level PAUD

Tak jarang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerapkan penguasaan baca, tulis, hitung (calistung) kepada anak usia dini. Akan tetapi, sistem pengajaran yang tidak tepat serta penggunaan calistung sebagai standar evaluasi anak usia dini memiliki dampak negatif bagi anak.
SELAMAT: 99 Guru Jadi Pemenang

SELAMAT: 99 Guru Jadi Pemenang

Pemerintah melalui kemdikbud melakukan kegiatan pemilihan guru berprestasi. Kegiatan ini telah dilaksanakan dan pemenangnya pun sudah diketahui.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada mereka guru-guru yang berkualitas, pantang menyerah dalam mencerdaskan anak bangsa.
Kapok Jadi Guru

Kapok Jadi Guru

Sekelumit kisah nyata yang terjadi pada seorang guru, selamat membaca.

Ini kisah nyata di sebuah sekolah menengah swasta di kawasan Jabodetabek. Sekolah swasta ini memiliki gu ru-guru hebat. Para guru ini alumni perguruan tinggi negeri, ka laupun ada alumni perguruan tinggi swasta, mereka dari jurusan terbaik di negeri ini.
Dana Nggaran Pengangkatan Guru Honorer Hilang, Siapa Yang salah

Dana Nggaran Pengangkatan Guru Honorer Hilang, Siapa Yang salah

Sebagaimana kabar yang sudah beredar bahwa anggaran untuk pengangkatan guru honorer di RAPBN di tiadakan, kabar ini tentu merupakan kabar yang sangat buruk. Banyak guru honorer yang sudah berharap akan diangkat di tahun 2016 harus menelan pil pahit. Nampaknya harapan itu harus disimpan dulu.
Mendikbud: Kemuliaan Jangan Diukur dengan Uang

Mendikbud: Kemuliaan Jangan Diukur dengan Uang

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta guru tidak mengukur kemuliaan dirinya dengan rupiah, karena dapat menurunkan nilainya.

"Guru jangan mengukur kemuliaan dirinya dengan rupiah, karena ketika diukur dengan rupiah maka akan mengalami devaluasi atau pengurangan nilai," ujar Mendikbud dalam acara penyerahan penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional di Jakarta, Sabtu.
Anies Baswedan Sebut Peran Guru Tidak Hanya Pengajar

Anies Baswedan Sebut Peran Guru Tidak Hanya Pengajar

Seorang guru memiliki peran yang sangat besar didalam sebuah proses belajar mengajar, maju dan berkembangnya peserta didik merupakan buah dari kegigihan dan peranan seorang guru. Selain itu, guru selain berperan sebagai pengajar, namun guru juga harus mau menjadi seorang pelajar.
Friday, 20 November 2015
61 Guru Tertipu Janji Kenaikan Pangkat hingga Ratusan Juta

61 Guru Tertipu Janji Kenaikan Pangkat hingga Ratusan Juta

Ada baiknya sebelum menelan informasi mentah sebaiknya ditelusuri terlebih dahulu kebenaran dari informasi tersebut. hal ini dilakukan sebagai antisipasi agar setiap dari kita tidak mudah terkena tipu.
kasus berikut adalah penipuan dengan iming-iming kenaikkan pangkat, kasus ini terjadi di cirebon jawa barat.

Gara-gara Pilkada, UKG Susulan Ditunda

Gara-gara Pilkada, UKG Susulan Ditunda

Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada tangga 9 desember mendatang mengakibatkan molrnya Uji Kompetensi Guru Susulan.

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) susulan yang dijadwalkan pada 7-11 Desember diundur menjadi  11-14 Desember. Direktur Jenderal Guru dan Tenega Kependidikan (GTK) Sumarna Suraparanata mengatakan, penundaan kegiatan UKG karena bersamaan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Pengembangan Kemampuan Guru Profesional

Pengembangan Kemampuan Guru Profesional

Pengembangan Kemampuan Guru Profesional

Segala macam bentuk kemampuan yang ada pada guru professional, harus dikembangkan terus menerus secara maksimal. Seorang guru jangan langsung puas dengan kemampuan yang ada pada dirinya sekarang, tetapi cari dan kembangkan potensi untuk kemampuan lainnya.
Ciri-ciri Guru Yang Baik

Ciri-ciri Guru Yang Baik

Ciri-ciri Guru Yang Baik
Prof. Dr. S. Nasution MA dalam bukunya “Didaktik Azas-azas Mengajar”, 1982:12 menyatakan: sukar menentukan bagaimanakah sebenarnya guru yang baik.

Walaupun demikian dapat juga diberikan beberapa prinsip yang berlaku umum untuk semua guru yang baik, adalah:
Mengulik Nilai Penting UKG

Mengulik Nilai Penting UKG

Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggelar uji kompetensi guru (UKG) bagi seluruh tenaga pengajar di penjuru Nusantara. Melalui ujian ini, Kemdikbud ingin memetakan kompetensi sekira 2,9 juta guru Indonesia. Adapun pelaksanaan ini akan berakhir pada akhir November nanti. 
Thursday, 19 November 2015
PR Kemdikbud Setelah UKG Usai

PR Kemdikbud Setelah UKG Usai

Pelaksanaan UKG yang akan berakhir bulan November ini tentu harus ada tindak lanjutnya. Setelah pelaksanaan UKG ini masih ada PR yang harus dikerjakan oleh pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Artinya setelah UKG masih ada serangkaian kegiatan yang berkelanjutan dan kegiatan itu adalah kegiatan yang dapat menunjang kompetensi dan profesi Guru.
Banyak Guru Yang Nilai UKG-nya Masih Rendah

Banyak Guru Yang Nilai UKG-nya Masih Rendah

Pada Uji Kompetensi Guru (UKG) kali ini, pemerintah menetapkan standar nilai minimal 5,5. Meski demikian, masih ada sejumlah guru yang mendapat nilai kurang dari standar tersebut.

Kepala SMPN 8 Makassar, Hikmah Mangani, Spd, Mpd mengungkapkan, guru-guru yang mendapat nilai kurang dari standar merasa gelisah.

"Bahkan mereka sangat kepikiran. Kok, nilainya segitu, padahal pas mengerjakan sudah yakin. Tapi setelah selesai, lihat nilainya cuma segitu," ujar Hikmah, di SMPN 8 Makasaar, Jumat.

Menurut Hikmah, ada sejumlah soal yang mengujikan materi umum. Padahal ketika mengajar, para guru ini hanya mengajar satu mata pelajaran. Hikmah mencontohkan, guru Biologi, misalnya, dapat soal fisika dan kimia juga.

"Tidak hanya itu, banyak guru jatuh pada kompetensi pedagogik. Padahal itu yang utama, yaitu bagaimana guru mengenali karakter anak didiknya. Dan bagaimana guru bisa mentransfer ilmu ke mereka," imbuhnya.

Meski banyak guru kesulitan dan gelisah karena nilai yang rendah, banyak juga guru yang meraih nilai memuaskan. Bahkan nilai kompetensi pedagogik mereka juga bagus.

"Di SMPN 8 ada guru PKn yang bisa dapatkan nilai 84. Kompetensi pedagogiknya juga sudah bagus. Tapi, rata-rata yang nilainya rendah memang jatuh di pedagogik," paparnya.

Hikmah sendiri sudah mengikuti UKG. Dia berhasil mengantongi skor 68. "Itu sudah termasuk tinggi di Sulawesi Selatan bagi guru olahraga," tambahnya.

Baca Juga : Gaptek. Guru Kesulitan Kerjakan UKG

                 : PR Kemdikbud Setelah UKG Usai  

UKG mengukur kompetensi guru dan hasilnya akan menjadi dasar pemetaan tenaga pendidik di Tanah Air. UKG digelar sepanjang November menggunakan metode online maupun offline. Sekira 2,9 juta guru mengerjakan 60-120 soal, tergantung mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang mereka ampu.
Sumber: okezone.com
Kemendikbud Minta Keterlibatan Masyarakat dan Pengusaha Dalam Pendidikan

Kemendikbud Minta Keterlibatan Masyarakat dan Pengusaha Dalam Pendidikan

Pendidikan pada dasarnya tidak hanya melibatkan Guru dan Murid saja. Namun pendidikan merupakan satu kesatuan dari seluruh lapisan masyarakat.

Pendidikan tidak akan berjalan manakala dukungan dari berbagai pihak tidak terjalin, selain itu kemajuan dan perkembangan pendidikan sangat bergantung dari dukungan dari seluruh elemen lapisan masyarakat, baik masyarakat bawah maupun masyarakat atas (Pengusaha).
Khazanah Ilmu : Memaknai Pertanyaan

Khazanah Ilmu : Memaknai Pertanyaan

Dalam kitab suci Alquran dan hadis Nabi SAW ditemukan banyak teks yang berisi pertanyaan. Tidak semua pertanyaan tersebut dijawab langsung, tetapi ada juga yang bersifat retoris, yakni tidak perlu jawaban karena akan terjawab dengan sendirinya. Kalimat pertanyaan dapat dikenali dari kata yang digunakan, seperti ara-aita (QS 107:1), wa maa adraaka (QS 97:2), serta hal  (QS 88:1).
Pentingnya Pendidikan Gizi Bagi Anak

Pentingnya Pendidikan Gizi Bagi Anak

Makanan bergizi seimbang sangat penting bagi anak-anak untuk mengoptimalkan tumbuh kembang mereka. Sayangnya, banyak anak-anak yang tidak konsumsi makanan bergizi seimbang pada masa pertumbuhannya.

Kebanyakan anak-anak malah jajan sembarangan. Untuk itu, anak-anak pun perlu diberikan pendidikan gizi seimbang.
Heboh Tulisan Pelacur dan Saras 008 Selingkuhan Spiderman di Buku Siswa SD

Heboh Tulisan Pelacur dan Saras 008 Selingkuhan Spiderman di Buku Siswa SD

Akhir ini dunia pendidikan dihebohkan dengan adanya Buku LKS yang didalamnya ada kata Pelacur. di dalam buku tersebut dikatakan bahwa seorang ibu rela melakukan apapun demi anaknya walau harus jadi pelacur.

belum selesai masalahnya, kini ada lagi kahsus terbaru yang berisi kalimat aneh. kasus ini terjadi di kota Malang.
Kode Etik Guru Indonesia

Kode Etik Guru Indonesia

Kode Etik Guru Indonesia
Secara etimologis kode etik berarti pola aturan, tata cara pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan sebagai pedoman berperilaku. Etis berarti sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang dianut oleh sekelompok orang atau masyarakat tertentu.
Kode etik berfungsi sebagai berikut:

Kemendikbud Rencanakan Beri Biaya Operasional Lembaga Kursus

Kemendikbud Rencanakan Beri Biaya Operasional Lembaga Kursus

 Angka terakhir terdapat 18900 lembaga kursus dan pelatihan yang telah terdaftar. Namun untuk jumlah terbaru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku belum tersedia.

"Karena kita belum memiliki wadah data semisal Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang ada seperti di pendidikan formal," ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarajat (Dirjen PAUD-Dikmas), Harris Iskandar,.
BOP Harusnya 1 Juta Per Siswa

BOP Harusnya 1 Juta Per Siswa

Hingga saat ini Bantuan Operasional PAUD yang diberikan oleh pemerintah adalah 1 juta perbulan, bantuan ini bukanlah hitungan per siswa, melainkan perlembaga. Jadi jika di total dalam satu tahun adalah 12 juta Rupiah.

Pada dasarnya, bantuan ideal dalam satu lembaga adalah 1 juta hitungan per siswa. Jadi jika ada 20 siswa maka bantuan yang diberikan sebesar 20 juta perbulan. jadi jika dikalikan dalam satu tahun maka ada sekitar 240 juta Rupiah.

Wednesday, 18 November 2015
Kemendikbud Belum Dapat Laporan Joki

Kemendikbud Belum Dapat Laporan Joki

Maraknya aksi Joki dan Pungli selama pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) ternyata kabar tersebut belum sampai kepada Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata belum bisa berkomentar atas temuan perjokian pada pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015. Dia mengaku belum menerima laporan atas kasus ini. 
Bantuan Siswa Miskin Dipotong untuk Dinas Pendidikan

Bantuan Siswa Miskin Dipotong untuk Dinas Pendidikan

Sejumlah wali siswa di Sekolah Dasar Negeri Huta Tonga Tapanuli Selatan Sumatera Utara mengeluhkan pemotongan dana Bantuan bagi Siswa Miskin (BSM) yang dilakukan sekolah mereka.

Potongan mulai dari Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per siswa itu pun dinilai memberatkan dan merugikan siswa miskin.
Multi Grade Teaching, Pemda Harus Tambahkan Tunjangan Guru

Multi Grade Teaching, Pemda Harus Tambahkan Tunjangan Guru

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan guru di daerah-daerah. Salah satunya adalah dengan menerapkan metode multi grade teaching. Dalam metode ini,satu guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran, tetapi minimal bisa mengajar dua mata pelajaran.
Masih Ada Guru Yang Bergaji Rp. 350 Ribu Perbualan

Masih Ada Guru Yang Bergaji Rp. 350 Ribu Perbualan

Disebagian wilayah di Indonesia masih ada Guru yang masih bergaji sangat miris. salah satunya adalah di Medan.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan Ramlan Tarigan mengatakan sampai saat ini kondisi guru masih memprihatinkan. Menurutnya, masih ada guru honor yang mengajar di beberapa sekolah di daerah itu yang memiliki gaji Rp 350 ribu per bulan.
Nilai-Nilai Yang Harus Dimiliki Seorang Guru

Nilai-Nilai Yang Harus Dimiliki Seorang Guru

Ada empat nilai yang berkembang dalam masyarakat. Yang harus diperhatikan oleh Guru yaitu nilai moral, nilai sosial, nilai undang-undang dan nilai agama. Nilai moral adalah segala nilai yang berhubungan dengan konsep baik dan buruk. Nilai moral sering juga muncul dalam nilai sosial. 
Guru Tak Butuh Kebijakan Basa-Basi

Guru Tak Butuh Kebijakan Basa-Basi

Banyaknya kebijakan pemerintah yang diberikan kepada guru pada dasarnya bermaksud untuk memberikan nilai lebih bagi guru. Namun karena banyak kebijakan tersebut membuat guru merasa jenuh. Pada akhirnya Guru tidak lagi terfokus kepada tugas yang diembannya yaitu mengajar melainkan Guru sibuk dengan ini dan itu.
 
Yang Guru inginkan adalah bagaiman kesejahteraan Guru ini terus ditingkatkan, serta profesionalita guru yang terus meningkat. dengan peningkatan ini diharapkan dapat pula meningkatkan kualitas Guru dalam mengajar dan mendidik para siswanya. 
Kemdikbud Beri Penghargaan Kepada Guru Berprestasi

Kemdikbud Beri Penghargaan Kepada Guru Berprestasi

Untuk menghargai para guru, pemerintah melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan akan memberikan penghargaan kepada meraka Guru-guru yang berprestasi. Hal ini dimaksudkan agar Guru terus melecutkan semangatnya dalam memberikan pendidikan yang berkualitas terhadap para murid.
Sebagian Besar Guru PAUD Lulusan SMA

Sebagian Besar Guru PAUD Lulusan SMA

Jumlah tenaga kependidikan PAUD saat ini mencapai 588.475. jumlah ini  Sebagian besar guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Tanah Air merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), kata Peneliti Puslitjak Balitbang Kemdikbud Tedjawati.

"Ada beberapa daerah yang guru PAUD-nya belum sarjana," ujarnya.
Tuesday, 17 November 2015
Faktor-faktor Yang Dapat Mempengaruhi Kepribadian AnaK

Faktor-faktor Yang Dapat Mempengaruhi Kepribadian AnaK

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang dapat dikelompokkan dalam dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

1. Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri. faktor internal ini   biasanya merupakan faktor genetis atau bawaan. faktor genetis maksudnya adalah faktor yang berupa bawaan sejak lahir dan merupakan pengaruh keturunan dari salah satu sifat yang dimiliki salah satu dari kedua orang tuanya atau bisa jadi gabungan atau kombinasi dari sifat kedua orang tuannya.
 
 
Oleh karena itu, sering kita mendengar istilah "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya". Misalnya, sifat mudah marah yang dimiliki seorang ayah bukan tidak mungkin akan menurun pula pada anaknya.
 
 
 
 
 
 

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar orang tersebut. eksternal ini biasanya merupakan pengaruh yang berasal dari lingkungan seseorang mulai dari lingkungan terkcilnya, yakni keluarga, teman, sampai dengan pengaruh dari berbagai media audiovisual seperti TV dan VCD, atau media cetak seperti koran, majalah, dan lain sebagainya.

Lingkungan Keluarga, tempat seorang anak tumbuh dan berkembang akan sangat berpengaruh terhadap kepribadian seorang anak. terutama dari cara para orang tua mendidik dan membesarkan anaknya.

Orang tua sering kali tanpa dibarengi pemahaman mendalam tentang kepribadian. akibatnya mayoritas orang tua hanya bisa mencari kambing hitam bahwa si anaklah yang tidak beres-ketika terjadi hal-hal negatif mengenai perilaku keseharian anaknya. 
 
Seorang anak memiliki perilaku yang demikian sesungguhnya karena meniru cara berpikir dan perbuatan yang sengaja atau tidak sengaja dilakukan oleh orang tua mereka.

Jadi ingatlah bahwa orang tua memiliki peranan yang sangat besar terhadap tumbuh kembangnya anak-anak.
UKG Tak Menjamin Mutu Guru

UKG Tak Menjamin Mutu Guru

Carut marutnya pelaksanaan UKG yang terjadi selama pelaksanaannya menimbulkan spekulasi dan tanda tanya apakah pelaksanaan UKG ini benar-benar menjamin mutu dan kualitas Guru? Terlebih banyak soal UKG yang tidak sesuai dengan kompetensi Guru atau tidak sesuai dengan mata pelajaran yang diemban Guru di sekolah.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo mengatakan, Uji Kompetensi Guru (UKG) yang sedang dijalani guru saat ini tidak akan mampu menggambarkan kompentensi guru.
Pengertian Etika, Moral, Norma, Nilai, Akhlak dan Estetika Dalam Budi Pekerti

Pengertian Etika, Moral, Norma, Nilai, Akhlak dan Estetika Dalam Budi Pekerti

Istilah etika, norma, dan nilai sering tidak bisa dibedakan secara jelas, dan sering mengacu pada hukum yang berlaku secara umum di masyarakat. bagian ini akan membahas pengertian masing-masing istilah tersebut.

Etika adalah sebah cabang filsafat yang membicarakan tentang nilai dan norma yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. etika adalah sebuah refleksi kritis dan rasional mengenai nilai dan norma yang menentukan dan terwujud dalam sikap serta pola prilaku hidup manusia, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota kelompok.
Peserta UKG Sudah Mencapai 60 Persen

Peserta UKG Sudah Mencapai 60 Persen

Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015 ini berlangsung sejak tanggal 09 November dan akan berakhir pada tanggal 27 November 2015. Selama pelaksanaan UKG dari tanggal 09 November hingga hari kemarin sudah sebanyak 60% Guru yang menjalani Uji Kompetensi Guru.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, jumlah peserta uji kompetensi guru (UKG) khusus jalur dalam jaringan (daring) atau online, sudah mencapai 1.529.820 orang per hari ini, Selasa (17/11/2015). Itu berarti sudah 61 persen guru yang menjalani uji kompetensi secara daring, dari total 2.587.253 orang.

Khusus hari ini, Selasa (17/11/2015), ada 63.588 guru yang menjalani uji kompetensi di 2.976 tempat uji kompetensi (TUK). Pranata mengatakan ada beberapa daerah yang belum memulai uji kompetensi guru, salah satunya Jawa Tengah, yang akan memulai ujian besok, Rabu (18/11/2015). Uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015 sudah dimulai sejak 9 November lalu dan akan berakhir pada 27 November 2015.

 


 









Hingga saat ini, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, tidak ada hambatan yang berarti selama penyelenggaraan uji kompetensi guru tahun 2015. Gangguan berupa mati listrik di beberapa daerah, seperti Aceh dan Papua, bisa diatasi dengan baik.

“Listrik mati. Tapi kan pakai genset, terus jawabannya sudah tersimpan (di sistem). Lalu dilanjutkan malam hari. Itu terjadi di beberapa daerah. Bahkan Sabtu dan Minggu juga tetap ujian,” kata Pranata di kantor Kemendikbud.

Pranata menuturkan, petugas dari Kemendikbud seperti dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) serta operator sekolah siap siaga di lapangan memastikan kelancaran pelaksanaan uji kompetensi guru.

Selain itu, tambahnya, Kemendikbud akan memberikan apresiasi kepada guru yang berhasil memperoleh hasil terbaik dalam uji kompetensi. “Insentif nontunai namanya. Jangan disalahartikan. Bentuknya bisa apa saja. Bisa berupa voucher, bisa mileage (poin penggunaan maskapai penerbangan), bisa pergi ke luar negeri, atau bisa sekolah,” ujar Pranata.

Sumber : kemendikbud.com
UKG Penuh Kecurangan

UKG Penuh Kecurangan

Spertinya sudah menjadi hal yang lumrah jika ada suatu kegiatan pasti ada kecurangan. Terutama yang berkaitan dengan Ujian atau Test. 

Bagaimana tidak, dengan keinginan Lulus dengan mudah sering kali memakai tenaga pihak ketiga, belum lagi dengan kemampuan untuk menjawab soal Ujian atau Test belum tentu benar, selain itu juga kita di cekoki dengan ketakutan jika tidak lulus maka nanti saya akan begini dan begitulah, akhirnya timbullah untuk berbuat curang.
Benarkah Pesantren Sarang Teroris

Benarkah Pesantren Sarang Teroris

Akhir –akhir ini lagi maraknya aksi teror yang dilakukan kelompok terorisme di beberapa Negara di dunia. Sebut saja salah satunya adalah aksi yang baru-baru ini terjadi di Paris. Akibat aksi ini membuat keresahan di kalangan masyarakat dunia. Bukan saja masyarakat non-Muslim tapi juga masyarakat Muslim. 

Selain itu, akibat aksi ini masyarakat muslim dunia harus menanggung beban mental, bagaimana tidak, dengan aksi teror yang mengatas namakan agama khusunya agama islam ini mengakibatkan kaum muslim di dunia seolah-olah patut dan harus di curigai.
Guru Yang Dikirim Ke Malaysia Banyak Yang Mengundurkan Diri

Guru Yang Dikirim Ke Malaysia Banyak Yang Mengundurkan Diri

Pemerintah dalam hal ini melalui Kemendikbud telah mengirimkan sebanyak 299 guru ke sabah Malaysia. Pengiriman ini telah dilakukan sejak tahun 2011 yang lalu. Selain itu pemerintah akan kembali mengirimkan sebanyak 101 guru untuk dikirim ke bebrapa daerah di luar negeri khusunya malysia dan filiphina.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata mengatakan  bahwa guru-guru yang dikirim ini merupakan hasil seleksi ketat dan tenaga muda yang potensial. "Indeks prestasi mereka minimal 3,0, dan mereka selama ini aktif berorganisasi. Banyak di antara mereka yang menguasai berbagai keahlian," ujarnya. 


Meski diberi gaji dan insentif tinggi, banyak guru yang telah dikirimkan ke Sabah, Malaysia, mengundurkan diri. Mayoritas beralasan tidak siap mental mengajar anak TKI di Sabah.



 









"Sejak tahun 2011, Kemendikbud telah mengirimkan 299 guru selama lima tahap ke Sabah. Jumlah itu berkurang karena ada 77 guru mengundurkan diri," ungkap‎ Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Anas M Adam.

77 guru yang mengundurkan diri itu, lanjutnya, karena tidak siap mental untuk mengajar, bukan lantaran ilmu pengetahuan yang dimiliki. "Mereka kurang kesiapan mental untuk mengajar anak TKI," ucapnya.

Menyikapi hal itu Kemendikbud memberikan bimbingan teknis kepada guru-guru yang akan mengajar anak TKI untuk mengantisipasi terjadinya pengunduran diri guru setelah mengajar di lokasi penempatan.

Selain bimtek, Anas menjelaskan, pada proses seleksi tahun ini guru diberikan tes yang bertahap dan berjenjang. Tahap tes itu mencakup tes administratif, tertulis, wawancara, dan micro teaching.

Pada tes tertulis terdapat lima Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai penyeleksi, yaitu Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Medan.

"Walaupun di lima LPTK, tapi guru-guru dari penjuru Indonesia dapat mendaftar," terangnya. Guru yang telah lolos tes administratif mengikuti tes potensi akademik (TPA), wawancara, dan micro teaching yang dilakukan tim seleksi pusat

Sumber : jpnn.com
Monday, 16 November 2015
UKG Dirasa Hanyalah Program Menghabisi Anggaran

UKG Dirasa Hanyalah Program Menghabisi Anggaran

Padu tahun 2015 ini UKG kembali dilaksanakan, Pemerintah melalui Kemendikbud membuat kebijakan bahwa seluruh Guru yang ada di naungannya untuk mengikuti pelaksanaan UKG.
Belajar dari pengalaman, UKG yang pernah dilaksanakan belum dapat dilihat hasilnya, hingga saat ini mutu pendidikan belum juga ada perbaikan. Dengan dasar ini timbullah spekulasi bahwa peaksanaan UKG hanyalah untuk menghabiskan anggaran.
Anggaran Pengangkatan Tenaga Honorer K2 Tidak Masuk APBN 2016

Anggaran Pengangkatan Tenaga Honorer K2 Tidak Masuk APBN 2016

TIDAK masuknya anggaran pengangkatan honorer kategori dua (K2) dalam APBN 2016 tidak hanya mengagetkan para honorer saja. Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) pun terperangah.
Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) mendesak pemerintah segera menerbitkan payung hukum pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS.
UKG, Sebanyak 2.366 Guru Jadi Korban Pungli

UKG, Sebanyak 2.366 Guru Jadi Korban Pungli



Kabar yang berhembus selama pelaksanaan UKG adalah Pungli alia pungutan liar. Kabar tersebut memang benar adanya. Di sejumlah daerah selama pelaksanaan UKG peserta di bebani biaya. Padahal semestinya tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh peserta.

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menerima pengaduan terkait pungutan liar (pungli) saat uji kompetensi guru (UKG) berlangsung. Ini dialami oleh para guru salah satu daerah di Sulawesi Utara yang disampaikan oleh guru berinisial HB.

Kemenpan-RB Tegaskan Tidak Ada Penerimaan PNS Tahun 2015

Kemenpan-RB Tegaskan Tidak Ada Penerimaan PNS Tahun 2015

Juru Bicara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Herman Suryatman menegaskan, tidak ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

Hal tersebut penegasan dari banyaknya isu mengenai penerimaan CPNS yang dilakukan 
Sebenarnya kabar mengenai penerimaan CPNS tahun 2015 ini di tiadakan sudah beredar dan ini benar adanya. di tahun 2015 ini pemerintah menegaskan tidak ada penerimaan CPNS.

Hanya Profesi Ini Yang Bisa Ikut CPNS 2016

Hanya Profesi Ini Yang Bisa Ikut CPNS 2016


 
Kabar gembira bagi Anda yang bercita-cita menjadi abdi negara. Setelah batal digelar tahun ini, pemerintah bakal kembali melaksanakan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi pelamar umum pada tahun depan.

Tenaga-tenaga yang dibutuhkan adalah mereka-mereka yang masih dibutuhkan oleh pemerintah, seperti Guru, Tenaga Kesehatan, Penegak Hukum dan tenaga fungsional tertentu. Tenaga-tenaga tersebut masih dibutuhkan karena Indonesia masih kekurangan tenaga-tenaga sebagaimana yang disebutkan diatas. Terutama guru, dan tenaga kesehatan, kedua profesi tersebut sangat dibutuhkan, terutaama bagi mereka yang hidup didaerah-daerah pedalaman. 

Seleksi CPNS ini akan dilakukan Tahun depan sebagaimana yang dikatakan Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HUKIP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Herman Suryatman. "Tahun depan Insya Allah, seleksi penerimaan CPNS untuk pelamar umum akan dibuka. Sekarang ini masih dirumuskan," 











Meski seleksi CPNS digelar, Herman memastikan moratorium penerimaan CPNS tetap dilanjutkan.  Dia menegaskan, seleksi CPNS yang dilaksanakan tahun depan hanya untuk menjaring sejumlah profesi yang masih sangat dibutuhkan pemerintah seperti guru, tenaga kesehatan, penegak hukum dan tenaga fungsional tertentu.

"Masyarakat bersabar saja, pantau terus website KemenPAN-RB. Jangan sampai ketipu informasi tidak jelas di luar institusi resmi," ingat dia.

Sambil menunggu pengumuman resmi diliris, Herman mengimbau para peminat untuk mulai mempersiapkan diri dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

"Melalui sistem CAT ini tidak ada peluang untuk sogok menyogok dan andalkan koneksi, sebab kompetensi dan kualifikasi yang menentukan peserta tes diterima atau tidak," papar dia.

Semoga dengan adanya seleksi CPNS, nantinya mereka yang lulus seleksi bersedia untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat khususnya yang ada didaerah-daerah terpencil.

Sunday, 15 November 2015
Tips Menjadi Guru Yang Profesional

Tips Menjadi Guru Yang Profesional



Peran seorang guru dalam dunia pendidikan memiliki peranan yang sangat vital. Bagaiman tidak, kemampuan dan kemajuan murid-murid terletak di tangan guru, memang benar masih banyak factor yang mempengaruhi kemajuan para murid, namun guru dalam hal ini tentu saja memiliki peranan yang sangat besar. Terutama dalam sekolahannya. 

Sekolahan merupakan saranan dimana didalamnya terjadi sebuah proses belajar mengajar antara seorang guru dan muridnya, disitulah profesionalisme seorang guru dapat dilihat.

Konsep Pendidikan Yang Baik Menciptakan SDM Yang Baik Pula

Konsep Pendidikan Yang Baik Menciptakan SDM Yang Baik Pula

Untuk menciptakan suatu pendidikan yang berkualitas dan berkesinambungan. negara memiliki peran penting untuk bisa mewujudkannya. dibeberapa negara maju tanggung jawab dan peranan negara untuk menghasilkan  output human resource atau sumber daya manusia yang berkompetensi adalah benar-benar dipikirkan secara sistematis. keseriusan untuk melakukan itu ditunjukkan dengan menciptakan sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang ke arah tersebut.
Awas!, Terlibat Pilkada Guru Bisa Dipidana

Awas!, Terlibat Pilkada Guru Bisa Dipidana



Pada tahun 2015, Pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan secara serentak diseluruh indonesia. pilkada serentak merupakan pilkada kali pertama yang dilaksanakan di negeri ini.
 
Dalam Pilkada Serentak 2015, rentan terjadi politisasi terhadap guru dan pejabat untuk memenangkan pasangan calon kepala daerah tertentu terutama incumbent. Politisasi guru dan pejabat ini dilakukan karena guru dan pejabat memiliki posisi yang strategis untuk mempengaruhi pemilih.

Tunjangan Profesi Dihapus, Guru Ancam Kepung Jakarta

Tunjangan Profesi Dihapus, Guru Ancam Kepung Jakarta



Beberapa bulan yang lalu pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan tidak akan  menghapus Tunjangan Profesi. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata menerangkan, ini juga berlaku terhadap Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (TPG PNSD) dan Tunjangan Profesi bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (TPG BPNS).
Mulai 2016 Tenaga Honorer  Jadi PNS

Mulai 2016 Tenaga Honorer Jadi PNS



Bagi anda yang merasa sebagai tenaga honorer kategori 2 (k2) bersiplah untuk diangkat menjadi PNS, pengangkatan ini dilakukan dan dilaksanakan secara bertahap sebagaimana yang dikemukakan oleh Menteri PAN-RB.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi mengatakan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dimulai tahun 2016.

"Karena tahun 2015 ada moratorium pengangkatan CPNS, maka pengangkatan K2 dimulai 2016 secara bertahap paling lama hingga 2019, tapi kita usahakan dipercepat," ujar Yuddy.



Menteri Yuddy menyatakan telah setuju mengangkat 440.000 tenaga honorer K2 sebagai PNS secara bertahap dan dengan sejumlah catatan.

Dia mengatakan pengangkatan 440.000 tenaga honorer K2 itu diestimasi akan meningkatkan biaya gaji senilai Rp 34 triliun per tahun.

"Tapi itu baru perhitungan kasar. Kalau diasumsikan 440.000 itu diangkat seluruhnya tanpa evaluasi, maka satu orang dengan gaji Rp 2 juta dan tunjangan-tunjangan, maka totalnya sekitar itu," jelas dia.
Meskipun demikian, Yuddy meyakini setelah dilakukan proses evaluasi, jumlah tenaga honorer K2 yang diangkat menjadi PNS bakal berkurang.

"Mungkin ada yang sudah meninggal dunia, mungkin ada yang sudah tidak bekerja, mungkin ada yang tidak memenuhi persyaratan," jelas dia.   Baca Juga Data Guru Honorer Tidak Jelas

Yuddy mengatakan secara garis besar Presiden Jokowi telah mengetahui persoalan tenaga honorer K2. Namun hasil rapat dengan Komisi II baru akan disampaikan ketika presiden tiba di tanah air dari lawatan ke luar negeri.


 sumber : merdeka.com

Data Guru Honorer Tidak Jelas

Data Guru Honorer Tidak Jelas

Menurut Menteri PAN-RB, pemerintah siap mengangkat seluruh Tenaga Honorer kategori 2. namun kendala dilapangan adalah banyak tenaga honorer yang belum terdata secara resmi pada Diknas. masalah pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS trjadi di berbagai provinsi yang ada di indonesia hal ini dikarenakan data yang terdaftar tidak jelas.


Akademisi Universitas Negeri Medan Mutsohito Solin berpendapat saatnya pemerintah melakukan pendataan terhadap jumlah guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah seluruh Indonesia sebagai bahan kebijakan bidang pendidikan.










"Selama ini banyak guru-guru honorer belum terdata secara resmi pada Diknas di kabupaten/kota maupun provinsi, sehingga menyulitkan dalam merumuskan banyak kebijakan,".

Jumlah guru honorer tersebut, menurut dia, juga mengalami kesimpang siuran dan tidak jelas, serta tidak adanya koordinasi antara Yayasan Sekolah Swasta, Sekolah Negeri dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Provinsi.

"Masalah pengangkatan guru honorer itu juga terjadi di berbagai provinisi, dan termasuk di Sumatera Utara (Sumut) yang tidak jelas dan sampai saat ini tidak terdata secara jelas," ujar Solin.

Dia menyebutkan, pengangkatan guru honorer tersebut, banyak yang tidak dilaporkan dengan Dinas Pendidikan setempat, sehingga banyak diantara mereka yang tidak terdata.

Sebelumnya, Menteri PAN-RB menyatakan pemerintah siap mengangkat seluruh tenaga honorer Kategori 2 yang jumlahnya sebanyak 439.956 orang untuk menjadi pegawai negeri sipil secara bertahap dengan verifikasi.   Baca Juga Mulai 2016 Tenaga Honorer Jadi PNS

Pemerintah hanya membutuhkan anggaran sebesar Rp118 miliar untuk mengangkat guru honorer selama empat tahun, yakni periode 2016--2019.

Sumber : republika.com
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved