Wednesday, 18 November 2015

Kemdikbud Beri Penghargaan Kepada Guru Berprestasi

Untuk menghargai para guru, pemerintah melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan akan memberikan penghargaan kepada meraka Guru-guru yang berprestasi. Hal ini dimaksudkan agar Guru terus melecutkan semangatnya dalam memberikan pendidikan yang berkualitas terhadap para murid.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional sebagai wujud apresiasi terhadap prestasi dan dedikasi guru dan tenaga kependidikan.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, penyelenggaraan pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi ini dapat menjadi semangat untuk terus membangun peradaban bangsa Indonesia dalam mewujudkan bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu, dan berkarakter, dan mampu bersaing dalam pergaulan internasional.

 "Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi. Namun, bapak dan ibu semua yang hadir di sini sesungguhnya sudah termasuk guru berdedikasi dan berprestasi," kata Anies acara pembukaan pemilihan guru dan tenaga kependidikan berperstasi yang bertemakan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi yang Profesional dan Bermartabat Siap Membumilandaskan Revolusi Mental Bagi Peserta Didik dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045 di Hotel Hotel Sahid Jaya, jakarta.

Anies menambahkan, tema acara ini sangat relevan dengan semangat pendidik dewasa ini dalam konteks peningkatan mutu pendidikan nasional untuk menyiapkan insan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing tinggi. Sedangkan untuk pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi, merupakan wahana untuk menuangkan ide, gagasan, dan mencari pemecahan isu atau permasalahan strategis tentang pendidikan.

Sementara itu, selaku penyelenggara, Direktur GTK Sumarna Surapranata mengatakan, kegiatan atau lomba dilaksanakan mulai 18-21 November ini melibatkan 1.036 orang peserta yang terdiri dari 703 guru/tutor, 200 kepala sekolah, 133 pengawas, dan 21 Widyaiswara dari jenjang TK, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, dan SMK.

Pranata menuturkan, sebelumnya telah dilakukan proses seleksi secara berjenjang yang dimulai pada April dari tingkat satuan pendidikan, tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi yang puncaknya pada November sesuai dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN).

Dia menyebutkan, jenis kegiatan dan segala penilaian lomba ini melibatkan semua guru yang dipertimbangkan melalui kreativitas pembelajaran Guru.


0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved