Recent Post

Friday, 18 December 2015
Masih Banyak PR Untuk Pendidikan Disabilitas

Masih Banyak PR Untuk Pendidikan Disabilitas

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengakui masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dilakukan pemerintah.

Dalam hal ini terkait dengan pemenuhan hak pendidikan anak disabilitas. "Pemerintah mengakui masih banyak yang harus dilakukan berkaitan dengan pemenuhan hak pendidikan anak disabilitas," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad di Gedung A Kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (19/12).
Akreditasi Tunjukkan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Akreditasi Tunjukkan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

 Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah Abdul Mukti mengatakan berdasarkan hasil akreditasi yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah, hampir semua sekolah memenuhi akreditasi.

SD dan SMP rata-rata akreditasinya B sedangkan SMA rata-rata akreditasinya A.
Kemenristek-Dikti Godok Standar Nasional Pendidikan Guru

Kemenristek-Dikti Godok Standar Nasional Pendidikan Guru

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) tengah menggodok standar nasional pendidikan guru (SNPG) yang akan menjadi acuan lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK).

"Kami sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan 17 rektor atau pimpinan LPTK," kata Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Mahasiswa Kemenristek Dikti Dr. Paristiyanti Nurwardani, Jumat (18/12).
Banyak Soal UKG Berbasis Kurikulum 2013

Banyak Soal UKG Berbasis Kurikulum 2013

Tidak semua sekolah menggunakan kurikulum 2013 pada pembelajaran mereka. Namun kenyataannya, saat pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG), banyak soal keluar berbasis kurikulum 2013.

Menurut Sekertaris Jenderal, Retno Listyati menyatakan bahwa banyak soal keluar dengan kurikulum 2013.
Inilah Sekolah Paling Jujur Saat UN

Inilah Sekolah Paling Jujur Saat UN

UN masih dianggap sebagai momok yang sangat menakutkan bagi para siswa. Pasalnya UN adalah satu-satunya cara untuk menentukan lulus atau tidaknya para siswa semester akhir.

Karena beban inilah yang tak jarang membuat siswa melakukan berbagai hal agar dapat lulus sekolah, bahkan dengan cara-cara yang curang pun mereka rela melakukannya demi kelulusannya dan bahkan ada pihak sekolah yang membantu para siswa dalam menjawab soal-soal UN agar para siswanya dapat lulus UN. 
Thursday, 17 December 2015
Banyak Soal UKG yang Bermasalah di 29 Kabupaten

Banyak Soal UKG yang Bermasalah di 29 Kabupaten

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI|) Retno Listyarti  menyatakan bahwa Uji Kompetensi Guru (UKG) banyak menghasilkan nilai rata- rata guru di bawah standar. Apalagi, soal-soal UKG banyak yang bermasalah.

Selain di tingkat SD, Retno menyatakan bahwa soal UKG juga bermasalah pada tingkat SMK. Banyak soal tes SMK yang diujikan mengunakan kurikilum 2013 (K-13). Padahal, guru-guru mengajar mengunakan Kurikulum Tingkat Satuan Kompetensi (KTSP) atau dikenal dengan K-2006.
UKG Hanya Mampu Tentukan 30 Persen Kompetensi Guru

UKG Hanya Mampu Tentukan 30 Persen Kompetensi Guru

Salah satu cara untuk mengukur Kompetensi Guru adalah dengan melakukan Uji Kompetensi Guru (UKG). UKG sendiri adalah program Pemerintah yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kompetensi yang dimiliki guru. 

Pelaksanaan UKG dilaksanakan Bulan November Lalu dan untuk UKG susulan dilaksanakan pada Pertengahan Desember kemarin. 
Pendidikan Menengah Akan Kembali Dikelola Provinsi

Pendidikan Menengah Akan Kembali Dikelola Provinsi

Berdasarkan Undang-Undang Tata Kelola Pendidikan, pengelolaan pendidikan menengah mulai Januari 2017 akan dialihkan ke provinsi.

Kepala Bagian Hukum dan Tata Laksana dan Kerjasama Direktoral Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasem Kemdikbud) Haryono mengatakan, pemerintah provinsi akan mengelola pendidikan menengah dan khusus. Sementara untuk pendidikan dasar dan pertama tetap dikelola oleh kabupaten/kota.
Kepala Sekolah Asal-asalan Lakukan Penilaian Kinerja Guru

Kepala Sekolah Asal-asalan Lakukan Penilaian Kinerja Guru

Spesialis pengembangan sekolah USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan (Sulsel) Fadiah Mahmud mengatakan hasil penilaian guru dengan menggunakan UKG (Uji Kompetensi Guru) dan PKG (Penilaian Kinerja Guru) selama ini tidak sinkron. 

"Nilai UKG tahun 2014 menunjukkan rata-rata nilai kompetensi guru cuma 47 dari nilai maksimal 100 atau berada dibawah angka 50, nilai ini berbanding terbalik dengan nilai PKG pada tahun yang sama, yaitu baik dan amat baik," kata Fadiah saat dihubungi di Makassar, Rabu (16/12/2015).
Padahal, kata dia, seharusnya kedua nilai ini setara.
FSGI: UKG Tak Cerminkan Rendahnya Kompetensi Guru

FSGI: UKG Tak Cerminkan Rendahnya Kompetensi Guru

Beberapa bulan terakhir ini, pemerintah menyelenggarakan Uji Kompetensi Guru, pelaksanaan Uji Kompetensi Telah dilaksanakan mulai tanggal 9 november dan berakhir pada tanggal 27 november 2015 kemarin.

Untuk Uji Kompetensi Guru susulan dilaksanakan pada Pertengahan Desember kemarin. Perolehan nilai para guru pun dapat langsung dilihat begitu selesai ujian. Meski UKG merupakan Uji Kompetensi untuk mengetahui seberapa besar kemampuan guru terhadap kompetensinya namun ha demikian tidak serta merta menjadi patokan bahwa guru itu tidak berkompeten atau berkompeten.



Hal demikian sebagaimana diungkapkan oleh  Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti menegaskan, pemerintah tidak bisa mengambil kesimpulan tentang kompetensi guru hanya berdasarkan nilai UKG.

"Pasti ada faktor lain yang juga mempengaruhi, jadi tidak bisa menarik kesimpulan begitu saja bahwa guru tidak berkualitas," ujar Retno.

Faktor lain yang dimaksud Retno di antaranya adalah ketidaksesuaian soal UKG dengan mata pelajaran yang diampu guru. Guru kesenian dan keterampilan di jenjang sekolah dasar (SD), misalnya, harus mengerjakan soal untuk guru-guru kelas. Padahal, mereka mengampu mata pelajaran baru.
Alhamdulillah, Mulai Tahu‎n Depan PNS Terima Gaji ke-14

Alhamdulillah, Mulai Tahu‎n Depan PNS Terima Gaji ke-14

Gaji merupakan sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu kedatangnannya, rasa lelah akan hilang seketika ketika sudah mencapai masa akhir atau awal bulan. Masa-masa itulah para pekerja akan menerima hasil keringat karena telah bekerja keras untuk menafkahi kehidupan diri sendiri dan keluarga.
Wednesday, 16 December 2015
UKG dan PKG Tidak Sinkron

UKG dan PKG Tidak Sinkron

Selama ini kompetensi para guru Indonesia dinilai melalui Uji Kompetensi Guru (UKG) dan Penilaian Kinerja Guru (PKG). Namun, hasil penilaian kedua metode tersebut tidak sinkron.

Hal ini diungkapkan Spesialis pengembangan sekolah USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan (Sulsel) Fadiah Mahmud. Dia memaparkan, nilai UKG 2014 menunjukkan rata-rata nilai kompetensi guru cuma 47 dari nilai maksimal 100 atau berada di bawah angka 50. Nilai ini berbanding terbalik dengan nilai PKG pada tahun yang sama, yaitu baik dan amat baik.
Evaluasi K-13 Agar Menyatu Dengan Kebutuhan Perguruan Tinggi

Evaluasi K-13 Agar Menyatu Dengan Kebutuhan Perguruan Tinggi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengevaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 alias K-13. Evaluasi tersebut dilakukan demi penyempurnaan kurikulum yang menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) itu. Salah satu yang dievaluasi adalah sinergi K-13 dengan perguruan tinggi (PT). 

Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Jawa Timur Eka Ananda menjelaskan, Kemendikbud ingin K-13 match dengan peminatan di PT. 
Sosok Guru Yang Selalu Dirindukan

Sosok Guru Yang Selalu Dirindukan

 “Mulailah mendekat hingga tidak ada jarak antara hati guru dengan murid karena proses pembelajaran tidak akan bermakna jika hati muridnya tidak tergerak. Sebagai remaja, tentunya kami dekat dengan “kenakalan”, “aturan dibuat untuk dilanggar”. Hukuman demi hukuman makin membuat kami ketagihan melakukan pelanggaran, itulah dunia kami. Namun, semuanya berubah sebaliknya. Titik balik terjadi bukan ketika sang guru memasang wajah bengis dan memberikan hukuman berat, melainkan ketika Sang Guru tetap tersenyum, dan dengan sabar menghadapi kenakalan kami. Senyuman dan kata-katanya membuat kami sadar dan menyesali apa yang telah kami lakukan. Guru telah membuka mata hati saya, pribadi remaja yang tadinya gelisah, ingin selalu melanggar aturan, malas belajar, selalu melawan apabila diingatkan, bisa berubah menjadi sebaliknya.
Ujian Kompetensi Guru Susulan Lebih Ringan, Ini Alasannya

Ujian Kompetensi Guru Susulan Lebih Ringan, Ini Alasannya

Beberapa bulan terakhir ini, pemerintah menyelenggarakan Uji Kompetensi Guru, pelaksanaan Uji Kompetensi Telah dilaksanakan mulai tanggal 9 november dan berakhir pada tanggal 27 november 2015 kemarin. 

Untuk Uji Kompetensi Guru susulan dilaksanakan pada Pertengahan Desember kemarin. namun ada hal yang berbeda dari soal Uji Kompeensi Susulan dan Uji Kompetensi yang dilaksanakan November kemarin. perbedaan tersebut ialah mengenai tingkat kesulitan kerja.
Profesi Guru Adalah Sebagai Mercusuar Perubahan Bangsa

Profesi Guru Adalah Sebagai Mercusuar Perubahan Bangsa

Guru selain bertugas sebagai pengajar dan pendidik, guru juga sebagai marcusuar perubahan manusia. Jasa-jasa guru sangatlah besar terutama dalam hal pendidikan.

 Guru memiliki tugas dan peranan yang sangat besar dalam terciptanya manusia-manusia yang berkualitas, tanpa adanya guru maka apalah jadinya kita ini.
Tuesday, 15 December 2015
Pendidikan Gratis Buat Guru Apatis?

Pendidikan Gratis Buat Guru Apatis?

Pendidikan gratis merupakan pendidikan yang sangat diharapakan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik kalangan bawah maupun kalangan atas. namun tahukah bahwa pendidikan gratis juga memiliki efek yang buruk.
 
Pendidikan gratis di sejumlah daerah menyebabkan guru menjadi lebih apatis. Hal ini karena para guru di daerah terpencil ini sulit mengendalikan siswanya.
Indonesia Sangat Memerlukan Guru Hebat

Indonesia Sangat Memerlukan Guru Hebat

Guru yang hebat adalah guru yang mampu meningkatkan kualitas para siswanya, namun untuk memperoleh guru yang hebat tentu membutuhkan banyak dukungan, terutama dukungan dari pemerintah.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menilai Indonesia sangat memerlukan guru hebat.
Namun hal ini belum bisa terealisasi karena pemerintah nampaknya belum mendukung para guru seutuhnya. Padahal salah satu nawacita pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas gurunya.
Kemendikbud Rancang Neraca Pendidikan Daerah

Kemendikbud Rancang Neraca Pendidikan Daerah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merancang neraca pendidikan daerah untuk mengetahui keseimbangan antara anggaran pendidikan yang masuk dengan keluaran atauoutput yang dihasilkan. Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, tujuan besar dari adanya neraca pendidikan ini adalah terciptanya ekosistem pendidikan yang  hidup serta interaksi antarpelaku pendidikan atau pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
 Pemerintah Siapkan Perangkat untuk Wajib Belajar 12 Tahun

Pemerintah Siapkan Perangkat untuk Wajib Belajar 12 Tahun

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menyiapkan peta jalan atau road map  wajib belajar (wajar) 12 tahun. Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, beberapa  perangkat yang disiapkan menuju wajar 12 tahun itu antara lain perangkat hukum dan sisi penyediaan sarana dan prasarana berupa guru, unit sekolah baru (USB) dan ruang kelas baru (RKB).
HEBAT: Pelajar Indonesia Mengukir Prestasi Tingkat Dunia

HEBAT: Pelajar Indonesia Mengukir Prestasi Tingkat Dunia

Setelah sukses menyabet emas di olimpiade Sains dan catur dunia, pelajar SMP Indonesia mengukir prestasi lagi. Dengan gemilang siswa-siswi SMP terbaik Indonesia menyabet lima medali emas, enam medali perak dan sembilan medali perunggu di kompetisi International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) 2015 yang digelar dari tanggal 10 sampai 14 Desember 2015 di Sungai Petani, Kedah, Malaysia.
Kekurangan Guru di Indonesia Tembus 520 Ribu Orang

Kekurangan Guru di Indonesia Tembus 520 Ribu Orang

Meski jumlah total guru hampir mencapai 3 juta jiwa, ternyata jumlah tersebut masih kurang. Bahkan kekurangan tersebut jumlah cukup besar, setengah juta lebih kekurangan guru untuk tahun 2015.

Kekurangan guru tersebut dikarenakan sebagian guru-guru yang sudah ada mendekati masa pension dan bahkan banyak pula yang sudah pensiun. Di tahun 2015 ini saja ada sekitar 400 ribu guru yang pension.
Monday, 14 December 2015
Menpan RB Tak Terima Para Guru Soraki Puan Maharani

Menpan RB Tak Terima Para Guru Soraki Puan Maharani

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak terima menterinya mendapat sorakan dari para guru.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi‎ mengingatkan sikap para guru kepada Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dalam peringatan HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Geloran Bung Karno sangat tidak pantas.
Tetap Bertahap, Kurikulum 2013 Selesai Pada 2020

Tetap Bertahap, Kurikulum 2013 Selesai Pada 2020

Kurikulum merupakan perangkat dari sistem pendidikan yang tidak dapat dipisahkan. Selain karena kualitas guru, kualitas kurikulum juga memiliki peranan yang besar terhadap kemajuan pendidikan.
Di Indonesia sendiri, pemerintah masih mengupayakan terciptanya kurikulum yang berkualitas. sudah beberapa kali pemerintah melakukan pergantian  kurikulum dan pada hakikatnya adalah ingin memajukan pendidikan di Indonesia. 
Menteri Yuddy: Guru Hadiri HUT PGRI Kebanyakan Honorer

Menteri Yuddy: Guru Hadiri HUT PGRI Kebanyakan Honorer

Ribuan Guru dari berbagai daerah memenuhi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) untuk menghadiri acara ‎puncak perayaan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada Minggu, 13 Desember lalu.

Padahal, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) jauh-jauh hari telah mengeluarkan surat edaran agar para guru tidak tidak mengikuti perayaan HUT ke-70 PGRI.
Memprihatinkan, Guru Honorer Dibayar di Bawah Upah Minimal

Memprihatinkan, Guru Honorer Dibayar di Bawah Upah Minimal

Bukan hal baru lagi jika kita mendengar nasib para guru honorer. Banyak guru honorer yang jauh dari kata sejahtera, bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka harus rela bekerja lebih ekstra dengan menjadi kuli bangunan, penjual mainan anak-anak, penjual makanan ringan dan masih banyak profesi sampingan yang dilakukan oleh para guru honorer. 
Pemerintah Diminta Tetapkan Honor Minimal untuk Guru

Pemerintah Diminta Tetapkan Honor Minimal untuk Guru

Sejauh ini, kita telah mengetahui bahwa betapa mirisnya melihat penghasilan para guru honorer, para guru honorer meski punya tanggung jawab yang sama kepada pendidikan namun dari segi kesejahteraan masih sangat jauh.

Bayangkan saja, ada guru honorer yang ber-gaji 300 ribu, 200 ribu, bahkan ada yang cuman dibayar 50 ribu, dan itu pun 3 bulan kemudian mereka baru menikmati gaji tersebut.
Sunday, 13 December 2015
Puan: Tenang, Tunjangan Guru tak Akan Dihapus

Puan: Tenang, Tunjangan Guru tak Akan Dihapus

Pemerintah menghapus kegelisahan para guru yang khawatir terhadap wacana penghapusan tunjangan. Kabar gembira ini disampaikan Menko PMK Puan Maharani saat menyampaikan pidato Presiden Joko Widodo di peringatan HUT PGRI ke-70 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (13/12).

“Pernyataan tunjangan profesi akan dihapuskan itu tidak benar dan itu sudah masuk anggarannya di APBN,” kata Puan yang disambut euforia para guru di lapangan tersebut.
Daerah Ini Akan Buka Lowongan untuk 1.500 Guru Honorer

Daerah Ini Akan Buka Lowongan untuk 1.500 Guru Honorer

Nampaknya kebutuhan akan guru baik guru SD, SMP, SMA, nampaknya masih harus terus dipenuhi. kekurangan tenaga-tenaga pendidik ini nampaknya hampir disemua daerah.

Salah satu daerah yang masih kekurangan guru yang cukup banyak adalah Purwakarta. bahkan Pemerintah setempat telah mengambil sebuah kebijakan tentang rekrutmen mennya nanti seperti apa. 

Guru SD Harus Segera Ditambah

Guru SD Harus Segera Ditambah



Dari jumlah guru sebanyak hampr 3  juta Tenaga Pendidik, ternyata kebutuhan akan guru Sekolah Dasar masih belum mencukupi. Kuota guru SD masih perlu banyak penambahan, saat ini kekurangan tersebut masih diisi oleh tenaga-tenaga honorer.

Selain itu, kebutuhan akan tenaga staf administrasi dirasa masih kurang. Untuk itu kedepannya pemerintah diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah seperti itu. Hal ini di sampaikan oleh ketua PGRI.
Menko PMK: Guru Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Menko PMK: Guru Ujung Tombak Pembentukan Karakter Bangsa

Guru merupakan ujung tombak pendidikan yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan bangsa. Selain berperan mentransfer ilmu ke peserta didik, guru juga menjadi ujung tombak pendidikan karakter bangs dan menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya.

“Guru juga diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas diri dengan meningkatkan inovasi, skill, dan kompetensi serta kualifikasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, proses dan hasil pendidikan serta pembelajaran semakin bermutu dalam rangka menuntun langkah anak bangsa mewujudkan impian mereka,” ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.
PGRI Nyatakan Enam Sikap Dukung Pemerintah

PGRI Nyatakan Enam Sikap Dukung Pemerintah

Menanggapi isu yang berkembang bahwa PGRI merupakan saingan Pemerintah, hal ini dibantah dengan Enam sikap PGRI dukung pemerintah. Ini disampaikan pada HUT Guru di GBK 13 Desember kemarin.

Dalam rangka puncak perayaan hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-70 dibacakan pernyataan sikap PGRI sebagai organisasi guru yang menjadi partner dan mendukung kinerja pemerintah Kabinet Kerja.
Alasan Mengapa Bapak Anies Tidak Hadir Di HUT Guru

Alasan Mengapa Bapak Anies Tidak Hadir Di HUT Guru

Hari minggu 13 Desember kemarin merupakan puncak perayaan HUT guru yang diselenggarakan oleh PGRI. Dalam acara tersebut sejumlah pejabat menghadiri puncak perayaan HUT guru di GBK, sebut saja salah satu petinggi Negara yang mewakili Presiden Jokowi Dodo adalah Puan Maharani. 
HUT PGRI ke-70: DPD RI Apresiasi Jasa Guru

HUT PGRI ke-70: DPD RI Apresiasi Jasa Guru

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman, berharap PGRI makin mampu berperan sebagai wadah perjuangan kaum guru untuk memajukan pendidikan Indonesia. Dia juga mengapresiasi guru yang telah banyak berjasa pada negara.

"Semoga kedepan PGRI dapat menjadikan pendidikan di indonesia lebih maju lagi sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman di era globalisasi yang yang penuh persaingan dan kompetisi," ujarnya pada HUT ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Gelora Bung Karno, Ahad  (13/12).
PGRI Harus Tetap Jadi Wadah Perjuangan Guru

PGRI Harus Tetap Jadi Wadah Perjuangan Guru

PGRI merupakan wadah perjuangan bagi para guru Indonesia, banyak peran yang telah dilakukan oleh PGRI dalam memperjuangkan hak-hak guru. Melalui kritikan-kritikan dan masukan PGRI kepada pemerintah ini merupakan salah satu upaya perjuangan yang dilakukan oleh PGRI.

Semoga eksistensinya tetap menggaung dan semoga Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diharapkan tetap menjadi wadah perjuangan para tenaga pendidik, terutama dalam hal peningkatan kompetensi dan kesejahteraan anggotanya. 
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved