Monday, 14 December 2015

Memprihatinkan, Guru Honorer Dibayar di Bawah Upah Minimal

Bukan hal baru lagi jika kita mendengar nasib para guru honorer. Banyak guru honorer yang jauh dari kata sejahtera, bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka harus rela bekerja lebih ekstra dengan menjadi kuli bangunan, penjual mainan anak-anak, penjual makanan ringan dan masih banyak profesi sampingan yang dilakukan oleh para guru honorer. 


Kondisi-kondisi seperti ini terjadi hampir kepada setiap guru honorer, bukan saja guru-guru yang ada di daerah pedesaan, namun juga keadaan tersebut dialami oleh para guru yang ada di perkotaan.

Kondisi guru honorer yang saat ini masih belum mendapatkan upah minimal menjadi perhatian anggota DPR Komisi X Fraksi PDIP Esti Wijayati.


Pada rapat dengar pendapat, Senin (14/12), Esti mengatakan masih banyak guru honorer terutama kategori dua (K2) yang belum diangkat oleh pemerintah.

Dia menuturkan, para guru tersebut digaji dengan jumlah yang sangat terbatas. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan ia mendesak pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar menjamin honor minimal untuk menghargai jasa guru yang kebanyakan dari mereka sudah mengabdi bertahun-tahun.

“Mereka ada yang sudah mengabdi bertahun-tahun sudah hampir sepuluh tahun. Sementara gaji mereka masih sangat kecil dan terbatas bagi kehidupan mereka sehingga nasibnya tidak tentu,” ujarnya pada Rapat Dengar Pendapat dengan Mendikbud Anies Baswedan.

Meskipun masalah guru honorer bukan menjadi tanggung jawab Kemdikbud ataupun Komisi X, Esty mengatakan, tidak ada salahnya jika Kemdikbud bisa membicarakan hal ini dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Senada dengan itu, Anggota Komisi X Fraksi Demokrat lainnya, Rinto Subekti mengatakan, untuk meningkatkan upah guru honorer Kemdikbud dapat memperkuat melalui dana inpassing sebagai bentuk stimulan guru honorer.

“Ada dana inpassing, sebaiknya Kemdikbud gunakan untuk gaji guru honorer sembari menunggu kepastian pengangkatan,” kata dia.

Menanggapi usulan itu, Anies berjanji akan memberikan perhatiannya lebih jauh lagi kepada guru honorer. Ke depan, dia menegaskan, akan membicarakan usulan tersebut kepada Menpan RB terlebih dahulu.

Semoga kedepannya, pemerintah lebih memperhatikan nasib para guru honorer, dan diberi upah Sebagai mana Upah Minimum  dan layak yang ada di daerah-daerahnya masing-masing.

Sumber: beritasatu

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved