Recent Post

Saturday, 12 December 2015
Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak

Pengertian dan Ruang Lingkup Akhlak

Secara etimologis, kata akhlak berasal dari bahasa arab akhlak dalam bentuk jama’, sedang mufrodnya adalah khuluq, yang dalam kamus munjid berarti budi pekerti, perangai atau tingkah laku, akhlak bersinonim dengan etika dan moral.  Secara terminologis ada beberapa definisi tentang akhalak, diantaranya sebagai berikut:
Orang Tua dan Tanggung Jawabnya

Orang Tua dan Tanggung Jawabnya

    Orang tua adalah orang yang di tuakan terdiri dari ayah dan ibu. . disamping itu, orang tua merupakan komponen dari suatu keluarga yang telah melalakukan suatu pernikahan yang sah. Orang tua adalah komponen keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu dan merupakan hasil dari sebuah ikatan perkawinan yang sah yang dapat membentuk sebuah keluarga.  Disisi lain orang tua memiliki  tanggung jawab yang besar terhadap perkembangan anak, bagaimana kehidupan anak kelak tergantung dari apa yang diperbuat orang tuanya, berikut adalah tanggung jawab orang tua terhadap anak: 
Tidak Ada Lagi Kekerasan Dalam Sekolah

Tidak Ada Lagi Kekerasan Dalam Sekolah

Alasan karena ingin mendisiplinkan anak didik terkadang guru harus berbuat kekerasan terhadap muridnya. Enatah hanya sekedar memarihanya, mencubit, hingga memukul dengan suatu benda. 

Pada masa dulu mungkin kekerasan seperti ini masih dimaklumi, bahkan orang tua pun tidak banyak ikut campur mengenai peraturan para guru, yang penting anaknya dapat dididik orang tua tak menjadikannya sebuah masalah.
Guru Adalah Penerus dan Pewaris Para Nabi

Guru Adalah Penerus dan Pewaris Para Nabi

Tugas yang melekat pada guru merupakan tugas yang sangat mulia, guru sebagai pendidik juga sebagai penyampai kebaikan buat para siswa dan para masyarakat untuk lingkup yang lebih luas. Guru mewarisi keilmuan yang tentu dapat berguna bagi para kihidupan di dunia ini, wajar jika guru dapat diangap sebagai penerus nabi.
Friday, 11 December 2015
Tak Semua Organisasi Guru Setuju Puncak HUT Guru

Tak Semua Organisasi Guru Setuju Puncak HUT Guru

Meski PGRI bersikeras ingin merayakan HUT Guru pada 13 Desember mendatang ternyata tidak semua guru setuju akan hal tersebut. Hal ini disamapikan oleh Federasi Guru Independen Indonesia (FGII).

Tak semua guru yang tergabung dalam organisasi profesi guru setuju dengan puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Ahad (13/2). Hal tersebut karena mereka memiliki definisi berbeda tentang peringatan HGN.
Klarifikasi Surat Edaran  Menpan-RB

Klarifikasi Surat Edaran Menpan-RB

Keberadaan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor : B/3903/M.PANRB/12/2015, tanggal 7 Desember 2015, perihal edaran perayaan Hari Guru 2015, yang ditujukan kepada para Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, menimbulkan kemarahan di kalangan guru-guru. 
Komnas HAM; Pemerintah Langgar Kebebasan Berserikat Guru

Komnas HAM; Pemerintah Langgar Kebebasan Berserikat Guru

Polemik HUT PGRI banyak menimbulkan spekulasi bagi sebagian kalangan, kali ini Komisioner Komisi Nasional Hak Azazi Manusia yang buka mulut. 

Pemerintah dianggap melanggar hak azasi manusia untuk berserikat dan berpendapat karena sudah membatasi guru untuk menghadiri HUT PGRI. Apalagi PGRI bukanlah organisasi yang membahayakan stabilitas nasional.
Tahun Depan, UN "Online" Akan Digelar Secara Nasional

Tahun Depan, UN "Online" Akan Digelar Secara Nasional

Kalau tahun-tahun dulu untuk UN siswa cukup menyediakan seperangkat alat tulis, seperti Pensil 2B, Penggaris 2B, dan penghapus, namun untuk tahun 2016 nampaknya aka nada perubahan yang cukup signifikan mengenai dengan cara apa siswa mengerjakan soal UN. 

Untuk tahun2016 akan ada rencana pelaksanaan UN menggunakan sistem online secara menyeluruh.

109.435 Guru Akan Hadiri HUT PGRI

109.435 Guru Akan Hadiri HUT PGRI

Meski sudah ada surat edaran, hal demikian tidak menyurutkan minat para guru untuk menghadiri HUT guru yang akan dilaksanakan pada 13 Desember mendatang. Antusiasme guru yang akan menghadiri perayaan yang akan di gelar di GBK cukup besar, sekitar 100 ribu lebih guru akan menghadiri puncak acaranya.
Thursday, 10 December 2015
Intip Materi Ujian pada UN 2016!

Intip Materi Ujian pada UN 2016!

Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, sebelum menghadapi kelulusan siswa akan diuji kemampuannya. Uji kemampuan para siswa ini sering disebut UN. UN merupakan momok yang menakutkan bagi para siswa, nampaknya momok yang menakutkan itu akan terulang lagi bagi siswa-siswi pada tingkat akhir sekolah.
Jika Paham Sejarah PGRI, Menteri Tidak Akan Keluarkan Surat Edaran

Jika Paham Sejarah PGRI, Menteri Tidak Akan Keluarkan Surat Edaran

Masih dalam suasana polemik surat edaran Menpan dan Kemendikbud. Kini giliran Guru Besar Emeritus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Profesor HAR Tilaar yang membuka suaranya.

Ia merasa heran dengan kebijakan pemerintah untuk mengeluarkan surat edaran berisi imbauan agar guru tidak mengikuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Guru Honorer Berprestasi tak Mendapat Apresiasi

Guru Honorer Berprestasi tak Mendapat Apresiasi

Ghelviny merupakan pemenang lomba kreativitas Guru SMP bidang Matematika. Kemenangan ini ternyata tidak memperoleh dukungan yang sesuai dari sekolahnya.

Guru SMPN 199 Jakarta ini mengatakan, pihak sekolah hanya memberikan ucapan 'selamat' saat dia mampu menjadi pemenang lomba tersebut. 
Wednesday, 9 December 2015
Marwah Pemerintah Memburuk di Hadapan Guru

Marwah Pemerintah Memburuk di Hadapan Guru

Munculnya draf surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) yang  ditujukan kepada para kepala daerah dan kepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia menunjukkan sikap arogansi pemerintah.
Mendikbud: PGRI Boleh Rayakan Hari Guru, Asal Tak Berpolitik

Mendikbud: PGRI Boleh Rayakan Hari Guru, Asal Tak Berpolitik

Kisruh perayaan hari guru masih menjadi topik yang hangat dikalangan dunia pendidikan, aksi kontroversi yang dilakukan oleh Menpan membuat banyak kalangan berbagai reaksi, pasalnya surat edaran yang di terbitkan oleh Menpan seoalah-olah menyudutkan PGRI selaku pelaksana pada kegiatan yang akan dilaksanakan pada 13 desember mendatang.
Tanggapan Menteri Anies Tentang Surat Edaran Menpan

Tanggapan Menteri Anies Tentang Surat Edaran Menpan

Menaggapi polemik yang terjadi mengenai perayaan hari guru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan akhirnya bersuara terkait surat edaran dari menteri pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan dan RB) mengenai perayaan hari guru 2015. 

Pengamat: Perayaan Hari Guru PGRI Gerakan Politik

Pengamat: Perayaan Hari Guru PGRI Gerakan Politik

Menyoal kisruh peringatan hari guru membuat sebagian kalangan berspekulasi mengenai masalah ini. Sebagian kalangan berpandangan bahwa dibalik perayaan hari guru nanti kemungkinan besar ada motif lain dibaliknya. Bahkan salah satu pengamat dengan gamblang mengatakan bahwa dibalik peringatan hari guru ada motif politik di dalamnya.
Kemarin Menpan, Sekarang Kemendikbud Yang Mengeluarkan Surat Edaran

Kemarin Menpan, Sekarang Kemendikbud Yang Mengeluarkan Surat Edaran

Polemik mengenai perayaan Hari Guru masih berlanjut, beberapa waktu lalu Menpan telah mengeluarkan surat edaran yang melarang guru untuk merayakan HUT Guru yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember mendatang, nah sekarang Kemendikbud yang mengeluarkan surat edaran lagi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ikut mengeluarkan surat edaran perihal perayaan hari guru yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 13 Desember mendatang. Surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi ini ditunjukkan kepada gubenur, bupati/walikota, dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten/kota.
Tuesday, 8 December 2015
Begini Himbauan Menteri Yuddy Larang Perayaan HUT Guru

Begini Himbauan Menteri Yuddy Larang Perayaan HUT Guru

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi kembali mengeluarkan surat edaran. Kali ini sasarannya adalah guru-guru.

SE No B/3903/M.PANRB/12/2015 tertanggal 7 Desember 2015 yang ditujukan kepada gubernur, bupati/walikota, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi,kabupaten/kota se-Indonesia itu berisi tentang imbauan agar guru-guru tidak menghadiri Perayaan Hari Guru 2015 yang dilaksanakan 13 Desember.
PGRI Pertanyakan Larangan Merayakan Hari Guru

PGRI Pertanyakan Larangan Merayakan Hari Guru

Menanggapi Surat yang diedarkan oleh Menpan mengenai Pelarangan perayaan HUT  Guru , Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mempertanyakan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi tentang larangan merayakan hari guru.
Menpan Larang HUT Guru, Diduga Ada "Pembisik"

Menpan Larang HUT Guru, Diduga Ada "Pembisik"

Akhir-akhir ini para guru di suguhkan sebuah kabar yang tidak sedap, kabar tersebut ialah bahwa ada pelarangan dari Menpan untuk merayakan hari guru.

Menanggapi kabar yang muncul, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistiyo menduga ada pihak yang memberi masukan salah kepada menteri pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan dan RB) sehingga surat edaran itu keluar.
Monday, 7 December 2015
Soal UAS Madrasah Ajarkan Anti NKRI

Soal UAS Madrasah Ajarkan Anti NKRI

Kementerian Agama (Kemenag) menginstruksikan kepada Kanwil Kemenag Banten agar dilakukan proses revisi soal mata pelajaran Fiqh pada ujian akhir semester (UAS) Madrasah Aliyah.  

Soal dalam meteri ujian dinilai ada yang mengandung nilai-nilai anti-Pancasila dan NKRI. Kemenag juga meminta agar ujian diulang dengan soal baru yang sudah direvisi.
 Ribuan Guru Nonformal Digelontorkan Insentif Miliaran Rupiah

Ribuan Guru Nonformal Digelontorkan Insentif Miliaran Rupiah

Untuk meningkatkan kesejahteraan para guru nonformal, pemerintah kota malang telah menggelontorkan insentif yang cukup besar. 

Ribuan guru pendidikan nonformal yakni guru ngaji dan sekolah Minggu serta modin, perawat jenazah, penjaga tempat ibadah, dan penjaga makam di Kota Malang, Jawa Timur, digelontori insentif total sebesar Rp3,7 miliar.
Mendikbud: Beda Kurikulum, Soal UN 2016 Tetap Sama

Mendikbud: Beda Kurikulum, Soal UN 2016 Tetap Sama

Setiap tahun, pemerintah selalu melaksanakan ujian nasional (UN), ujian nasional merupakan ujian terberat dan selama ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi para siswa. Bagaimana tidak, salah satu penentu kelulusan dari sekolah adalah ditentukan oleh UN tersebut.
Sunday, 6 December 2015
Gara-gara UU Pemda, Rp 40 Miliar DAK Pendidikan Tak Tersalurkan

Gara-gara UU Pemda, Rp 40 Miliar DAK Pendidikan Tak Tersalurkan

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas tahun ini mengembalikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 40 miliar. Dana hibah tersebut tidak bisa terserap lantaran ada aturan baru yang mewajibkan penerima dana alokasi khusus (DAK) terdaftar sebagai badan hukum di Kemenkumham.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Purwadi Santoso mengaku sudah kehabisan akal untuk memenuhi persyaratan tersebut. Akhirnya dia terpaksa melapor ke Bupati Achmad Husein bahwa anggaran tak terserap.
Macam-Macam dan Bentuk Perhatian Orang Tua

Macam-Macam dan Bentuk Perhatian Orang Tua


1.      Macam-macam Perhatian
Beberapa perhatian dapat digolongkan bermacam-macam, di bawah ini peneliti mencoba memaparkan macam-macam perhatian, yaitu sebagai berikut:

a.       Perhatian atas dasar intensitasnya, yaitu banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai suatu aktifitas atau pengalaman batin, maka dibedakan menjadi:
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved