Recent Post

Friday, 5 February 2016
UN Agama Pakai Dua Tipe Soal

UN Agama Pakai Dua Tipe Soal

Siswa SMA/sederajat sedang bersiap menghadapi ujian nasional (UN). Selain mempelajari berbagai mata pelajaran umum, mereka juga harus menguasai materi ujian untuk mata pelajaran agama.

Persiapan juga dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag), termasuk kantor-kantor perwakilannya di berbagai daerah. Kemenag di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) misalnya, telah bersiap menggelar UN Pendidikan Agama bagi siswa jenjang SD/sederajat hingga SMA/sederajat pada tahun ajaran 2015/2016. UN Pendidikan Agama ini sedikitnya akan diikuti 43 ribu siswa jenjang SD, 34 ribu siswa jenjang SMP, 13 ribu siswa jenjang SMA dan 18 ribu siswa jenjang SMK yang tersebar di lima kabupaten/kota di DIY.
Pemerintah Tidak Ingin Disalahkan Mengenai Pengangkatan Honorer K2

Pemerintah Tidak Ingin Disalahkan Mengenai Pengangkatan Honorer K2

Pemerintah tidak mau disalahkan masyarakat, terutama oleh honorer K2. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengaku sudah mengangkat banyak PNS dari kalangan honorer. Ini sekaligus menunjukkan pemerintah tidak abai terhadap nasib tenaga honorer di seluruh Indonesia.

"Saya bicara fakta loh ya, jika merujuk kembali perjalanan sejak 2004 hingga 2015, sudah sebanyak 1.163.883 tenaga honorer diangkat menjadi CPNS sejak 2006," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB, Herman Suryatman, Jumat (5/2).
Ini Janji Ketua MPR Untuk Para Guru Honorer

Ini Janji Ketua MPR Untuk Para Guru Honorer

Ketua MPR Zulkifli Hasan berjanji menanyakan nasib pegawai honorer Indonesia (PHI) kepada pemerintah. Sebab ujar Zulkifli, rencana menjadikan anggota PHI sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sudah disetujui DPR.

"Saya sangat mendukung rencana honorer menjadi PNS. Apalagi dana untuk pendidikan merupakan yang terbesar dalam APBN dan itu sudah disetujui DPR RI. Karena itu, saya janji tanyakan hal tersebut ke pemerintah," katanya, Jumat (5/2).
Thursday, 4 February 2016
Menteri Yuddy Takut Dipenjara

Menteri Yuddy Takut Dipenjara

‎Enam hari jelang demo nasional 10 Februari, para pengurus Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I menyempatkan diri sowan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi.

Dalam kesempatan itu, Ketum FHK2I Titi Purwaningsih meminta MenPAN-RB menepati janjinya untuk mengangkat honorer K2 menjadi CPNS.
Didesak Honorer K2, Ini Tanggapan Menteri Yudyy Baru-baru Ini

Didesak Honorer K2, Ini Tanggapan Menteri Yudyy Baru-baru Ini

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menegaskan, pihaknya sudah sungguh-sungguh mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah honorer K2.

Antara lain dengan menanyakan ke Kementerian Keuangan soal alokasi anggaran untuk menyelesaikan persoalan tenaga honorer. Selain itu juga membuat rencana penyelesaian seperti diminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 
Wednesday, 3 February 2016
Kualitas Guru Salah Satu Penyebab Buruknya Kualitas Pendidikan Indonesia

Kualitas Guru Salah Satu Penyebab Buruknya Kualitas Pendidikan Indonesia

Salah satu penyumbang buruknya kualitas pendidikan kita adalah rendahnya kualitas guru. Persoalan ini juga pernah diakui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Akar dari jeleknya kualitas guru Indonesia setidaknya dari dua faktor, yakni pribadi guru dan manajemen pengelolaan tenaga pendidik. Pertama, secara pribadi harus diakui bahwa banyak guru kita alergi untuk mengembangkan diri ketika sudah didaulat menjadi guru.
Janji Mendikbud untuk Masalah Guru Honorer

Janji Mendikbud untuk Masalah Guru Honorer

Sepanjang tahun, permasalahan guru honorer selalu berulang. Dua masalah utama yang sering digaungkan adalah status kepegawaian dan tunjangan yang dianggap masih jauh di bawah standar.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berjanji, penyelesaian masalah guru honorer akan dilakukan secara komprehensif.
Tanpa Guru Honorer, Pendidikan Akan Gagal

Tanpa Guru Honorer, Pendidikan Akan Gagal

Meningkatnya mutu pendidikan di Indonesia, salah satunya merupakan sumbangsih honorer kategori dua (K2). Pasalnya, realita di lapangan yang menjadi tumpuan sekolah adalah guru honorer dan bukan guru PNS.

"Bagaimana kami tidak merasa ikut berjasa dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, sekolah-sekolah di daerah terbanyak diisi oleh guru honorer. Guru PNS itu jumlahnya sedikit," kata ‎Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih.
Menteri Anies Ngaku Sudah Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer

Menteri Anies Ngaku Sudah Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer

Menanggapi maraknya keluhan mengenai kesejahteraan Guru honorer, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas guru honorer. Caranya ialah dengan peningkatan alokasi anggaran mencapai lebih dari 100 persen.

“Insentif  yang bukan PNS, yang dialokasikan anggarannya tahun lalu 43 ribu guru, tahun ini menjadi 108 ribu guru. Anggarannya dari Rp 155 miliar di 2015, sekarang menjadi Rp 389 miliar. Peningkatannya lebih dari 100 persen,” kata Anies di Jakarta, Rabu (3/2).

Tuesday, 2 February 2016
Jumlah Guru Pendidikan Agama Masih Kurang Banyak

Jumlah Guru Pendidikan Agama Masih Kurang Banyak

Kementerian Agama (Kemenag) mendata, saat ini terjadi kekurangan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 37.600 orang. Urusan rekrutmen menjadi akar masalahnya.

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kamarudin Amin mengatakan, saat ini rata-rata jumlah guru PAI hanya satu orang per sekolah.
MenpanRB: Guru Honorer K2 Belum Bisa Diangkat di 2016

MenpanRB: Guru Honorer K2 Belum Bisa Diangkat di 2016

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Yuddy Chrisnandi menyatakan, guru honorer kategori dua (k2) belum bisa diangkat status kepegawaiannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di 2016.

Padahal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) telah berjanji mengangkat ratusan honorer k2 pada tahun lalu.
Alasan Pemerintah Tak Angkat Honorer Dinilai Klasik

Alasan Pemerintah Tak Angkat Honorer Dinilai Klasik

Alasan kemampuan keuangan negara yang tidak mencukupi untuk membiayai honorer kategori dua (K2) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dinilai sebagai alasan klasik. Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris berpendapat pemerintah seharusnya sejak awal mempunyai solusi menyiasati persoalan ini.
Monday, 1 February 2016
FHK2I Bakal Bebaskan Anggotanya Beraksi Brutal di Depan Istana

FHK2I Bakal Bebaskan Anggotanya Beraksi Brutal di Depan Istana

Ketua Umum Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I‎) Titi Purwaningsih menuding pemerintah sudah menciptakan preman dan anak jalanan baru. Menyusul dengan batalnya pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS.

"Jangan salahkan kami, kalau aksi 10-12 Februari nanti menjadi brutal. Jihad 10 Februari nanti, bukan lagi aksi aparatur tapi preman dan anak jalanan," tegas Titi.
50 Ribu Honorer K2 Siap Berjihad Ke Jakarta

50 Ribu Honorer K2 Siap Berjihad Ke Jakarta

Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) resmi mengantongi izin dari Polda Metro Jaya untuk aksi 10 Februari mendatang. Dalam surat izin yang dilayangkan FHK2I ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pada Rabu pekan lalu, menyebutkan kekuatan honorer K2 ada 50 ribu massa.

"Saya sudah dikonfirmasi langsung oleh Pak Alfian dari Polda Metro Jaya. Beliau memastikan apakah yang akan turun benar-benar 50 ribu massa. Saya katakan iya pasti, karena laporan yang masuk bahkan lebih dari itu," kata Ketum FHK2I Titi Purwaningsih, Senin (1/2).
Alokasi DAK Pendidikan Merosot Tajam

Alokasi DAK Pendidikan Merosot Tajam

Anggota Komisi X DPR RI mempertanyakan alokasi DAK (dana alokasi khusus) pendidikan yang tahun ini merosot tajam ke angka Rp 2,665 triliun. Padahal tahun-tahun sebelumnya mencapai angka Rp 10,6 triliun. Mereka mendesak pemerintah untuk meninjau kembali alokasi DAK tersebut karena sangat dibutuhkan pemda.
Menteri Yuddy Pastikan Belum Ada Jadwal Tes CPNS

Menteri Yuddy Pastikan Belum Ada Jadwal Tes CPNS

Gerah dengan makin maraknya informasi terkait penjadwalan penerimaan CPNS 2016 di media cetak, online maupun medsos, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyurati seluruh kepala daerah dan pimpinan instansi pusat.
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved