Recent Post

Tuesday, 30 December 2014
no image

Tujuan dan Fungsi Supervisi Pendidikan

Tujuan dan Fungsi Supervisi Pendidikan

Dalam buku pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan (2000: 11) disebutkan bahwa tujuan supervisi pendidikan adalah perbaikan dan perkembangan proses belajar mengajar secara total, ini berarti bahwa tujuan supervisi tidak hanya memperbaiki mutu guru, tetapi juga membina pertumbuhan profesi guru dalam arti luas termasuk di dalamnya pengadaan fasilitas­fasilitas, pelayanan, kepemimpinan dan pembinaan human relation yang baik kepada semua pihak yang terkait.
no image

Definisi Supervisi Menurut Para Pakar



Definisi Supervisi Menurut Para Pakar

Pengertian supervisi identik dengan pengawas memang tidaklah merupakan suatu kesalahan yang sangat besar, karena aktivitas mengawasi merupakan bagian kecil dari proses supervisi itu sendiri. Hanya perlu ditegaskan bahwa proses supervisi bukan hanya mengawasi suatu proses pekerjaan saja, tapi meliputi semua kegiatan yang berkaitan dengan pencapaian suatu tujuan, seperti mengkoordinir, membimbing, memotivasi, memimpin, mengoreksi, dan banyak lagi.
no image

Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah Sebagai Supervisor




Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah Sebagai Supervisor

Tugas dan tanggung jawab Kepala Sekolah sebagai supervisor (Hendiyat Soetopo dan Wasty 1998 : 42) bertugas mengatur seluruh aspek kurikulum yang berlaku di sekolah agar

dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan target yang telah ditentukan. Adapun aspek-aspek kurikulum tersebut, meliputi :
Monday, 29 December 2014
10 Fakta Tentang Kentut

10 Fakta Tentang Kentut





10 Fakta Tentang Kentut

Kentut, mendengar kata itu mungkin yang terbenak dalam pikiran anda adalah "jorok", kentut merupakan gas yang terbuang dari sisa makanan yang kita konsumsi, jadi bau tidaknya kentut juga terpengaruhi oleh makan-makanan yang kita konsumsi.

Berikut adalah beberapa fakta unik tentang kentut yang sebaiknya Anda ketahui, seperti dilansir oleh Women's Health Mag .












1. Kentut yang tak berbau biasanya terjadi karena seseorang menelan udara ke dalam sistem pencernaannya.

2. Makanan sehat seperti brokoli, kembang kol, dan almond yang mengandung banyak sulfat menyebabkan bau kentut yang semakin busuk. Zat dalam sulfur yang bernama mercaptans, biasanya terdapat dalam daging dan produk susu, juga bisa menyebabkan bau kentut tak sedap.

3. Rata-rata orang kentut 10 kali dalam sehari.

4. Dalam waktu 24 jam, satu orang bisa mengeluarkan lebih dari dua liter gas kentut.

5. Kentut berlebihan bisa mengindikasikan masalah pada usus dan lambung, seperti intoleransi gluten dan produk susu.

6. Pria lebih sering kentut dibandingkan wanita. Kemungkinan karena mereka makan lebih cepat dibandingkan wanita.

7. Mengunyah permen karet atau mengisap permen bisa membuat Anda lebih sering kentut, berdasarkan American College of Gastroenterology.

8. Sering melihat kentut yang bisa terbakar ketika disulut api? Itu memang benar-benar bisa terjadi.

9. Semakin besar kotoran yang keluar saat buang air besar, semakin pelan juga suara kentut yang keluar. Orang yang memiliki lubang anus besar juga biasanya memiliki suara kentut yang lebih pelan.

10. Kekuatan otot sphincter pada anus menentukan seberapa baik Anda bisa menahan kentut.

itulah beberapa fakta tentang kentut, namun perlu anda ketahui bahwa kentut itu sehat, jadi meski dapat mengganggu tapi anda juga tidak boleh menahan kentut terlalu sering.
8 Manfaat Bernyanyi Bagi Kesehatan

8 Manfaat Bernyanyi Bagi Kesehatan

 



8 Manfaat Bernyanyi Bagi Kesehatan

bernyanyi merupakan hoby yang begitu menyenangkan, kita semua mungkin pernah bernyanyi atau bahkan mungkin anda adalah seorang penyanyi, selain karena hanya sekedar hiburan, bernyanyi ternyata juga memiliki banyak manfaatnya, yuk mari kita intip apa saja manfaat dari bernyanyi!

berikut beberapa manfaat dari bernyanyi;





Meningkatkan energi
Saat Anda bernyanyi, maka tubuh Anda akan melepaskan hormon endorfin yang bisa membuat Anda lebih bersemangat dan berenergi.

Menyehatkan paru-paru
Bernyanyi mampu menyehatkan dan menguatkan paru-paru Anda sebab terjadi kontraksi otot.

Menguatkan otot
Bernyanyi akan merangsang sirkulasi dalam tubuh serta meremajakan otot perut Anda terutama diafragma.

Menjaga suara tetap ceria
Bernyanyi merupakan cara yang baik untuk latihan pita suara dan menjaga suara Anda agar tetap nyaring dan jernih.
Saat bernyanyi, maka postur tubuh Anda akan tertata. Punggung dan bahu menjadi lurus yang berdampak pada perbaikan postur tubuh.

Meningkatkan suasana hati
Bernyanyi mampu menghilangkan stres sebab ketika Anda bernyanyi maka oksigen akan masuk ke dalam darah Anda dan kemudian memberikan sinyal pada otak untuk melepaskan hormon endorfin. Sehingga mood atau suasana hati Anda akan meningkat.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Karena saat bernyanyi, sirkulasi darah dalam tubuh Anda meningkat maka akan terjadi oksidasi sel karena proses ini. Hasilnya imunoglobulin A dan sel T dalam tubuh yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi ringan akan meningkat.

Menyembuhkan insomnia
Anda sering merasa sebal karena insomnia tak kunjung sembuh? Cobalah untuk bernyanyi. Stres yang hilang karena bernyanyi akan membuat Anda segera memejamkan mata.

Menyehatkan otot wajah
Selain menguatkan otot perut, bernyanyi juga membantu Anda untuk menguatkan otot wajah yang pada gilirannya akan membuat wajah Anda terlihat awet muda.

Entah hanya sekedar bergumam atau bernyanyi dengan suara lantang, ternyata bernyanyi memberikan manfaat besar untuk kesehatan tubuh. so,, jangan malu-malu untuk bernyanyi ya?
Saturday, 27 December 2014
Manfaat Bangun Pagi Yang Harus Anda Ketahui

Manfaat Bangun Pagi Yang Harus Anda Ketahui





Manfaat Bangun Pagi Yang Harus Anda Ketahui

Ada banyak orang yang bekerja di malam hari dan tak terbiasa bangun pagi. Padahal bangun pagi memiliki beberapa manfaat tersendiri, terutama untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat bangun pagi, seperti dilansir oleh Inspyr

1. Membuat orang lebih sukses
Sebuah penelitian pada tahun 2008 yang dilakukan di texas University menemukan bahwa mahasiswa yang sering bangun pagi memiliki nilai yang lebih tinggi pada GPA mereka dibandingkan dengan mahasiswa yang suka begadang dan jarang bangun pagi.

2. Orang yang bangun pagi lebih bahagia
Bahagia di sini bukan berarti merasa senang dalam waktu 15 menit setelah bangun pagi, melainkan membuat mood seseorang lebih bahagia secara umum setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa manula cenderung lebih bahagia daripada anak-anak muda karena mereka lebih sering bangun pagi. Sementara anak-anak muda dan dewasa yang sering bekerja dan bermain hingga larut malam, dan jarang bangun pagi memiliki mood yang lebih buruk setiap harinya.

3. Memiliki tubuh yang lebih sehat dan bugar
Bangun pagi membuat orang lebih bersemangat untuk olahraga dan menghirup udara segar. Tentu saja, ini membuat tubuh mereka lebih bugar dan sehat. Kebanyakan orang yang sukses memiliki kebiasaan bangun lebih pagi. Olahraga dan menghirup udara segar di pagi hari bisa meningkatkan mood dan memberikan energi untuk beraktivitas.

4. Lebih produktif
Bangun pagi membuat seseorang lebih produktif. hal ini karena orang yang bangun lebih pagi memiliki waktu untuk menyiapkan pekerjaan, sementara orang lain masih tertidur. Mereka memiliki waktu yang hening dan baik digunakan untuk berkonsentrasi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh profesor biologi di University of Education di heidelberg menemukan bahwa orang yang bangun lebih pagi memiliki energi yang lebih banyak.

5. Membuat mental lebih sehat dan positif
Orang yang bangun lebih pagi memiliki mood yang lebih baik dan mental yang lebih optimis. Mereka juga lebih mudah merasa puas. Sementara itu orang yang terbiasa bangun di malam hari dan tidur di pagi hari, meski dikaitkan dengan kecerdasan dan kreativitas, cenderung memiliki mood yang negatif seperti perasaan depresi dan pesimis.
Tentu saja, tak semua orang bisa bangun pagi hari. Bisa jadi pekerjaan memaksa orang bangun hingga malam hari dan tidur di pagi hari. Namun jika ingin mendapatkan manfaat di atas, Anda sebaiknya mulai membiasakan diri untuk bangun lebih pagi, atau setidaknya menyempatkan diri bangun di pagi hari.
Thursday, 25 December 2014
no image

Apa Itu Mastitis ? Cara Penangannya dan Pencegahannya?





Apa Itu Mastitis ? Cara Penangannya dan Pencegahannya?

Mastitis adalah infeksi akibat terjadinya tumpukan ASI di payudara. Ini merupakan tahap lanjut dari pembengkakan payudara. penyebabnya sama dengan membengkaknya payudara, yaitu menghambatnya aliran, dan bayi kurang lana atau kurang sering menyusui. Gejala ditandai dengan dengan payudara yang membengkak, memerah, terasa nyeri dan panas, kadang kali disertai demam dan kelelahan. jika sudah nyampai tahap ini segera ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik. Untuk sementara ibu anda dapat berhebti menyusui pada payudara yang sakit dan menyusui pada payudara yang sehat


Penanganan Mastitis

Mastitis yang parah dengan gejala seperti demam yang tak kunjung reda atau malah meninggi dan bahkan mencapai 40 derajat Celsius, serta payudara semakin terasa bengkak dan nyeri serta terjadi perubahan warna dari kecokelatan menjadi kemerahan, perlu dikonsultasikan pada dokter atau klinik laktasi, karena berarti ada luka dalam.

Pencegahan Mastitis

Untuk mencegah mastitis mau tak mau ibu harus menghindari penyebabnya, dengan:
* Susui bayi segera dan sesering mungkin. Bila payudara terasa penuh, segera keluarkan dengan cara menyusui langsung pada bayi. Kalaupun bayi belum lapar, keluarkan ASI dengan cara diperah atau dipompa sehingga pengeluaran ASI tetap lancar.
* Jaga kebersihan sekitar puting dan payudara. Selesai menyusui, bersihkan puting dengan menggunakan kapas yang dibasahi air matang. Keringkan puting dengan handuk agar suasana di sekitarnya tak lembap. Kelembapan akan memudahkan kuman berkembang biak.
* Jangan membersihkan puting dengan sabun. Kandungan soda pada sabun dapat membuat kulit menjadi kering sehingga mudah terjadi iritasi seperti lecet atau luka bila disusu bayi.
* Puting yang luka harus tetap dibersihkan sehabis diisap bayi.
* Pilih bra khusus untuk ibu menyusui dengan bahan yang menyerap keringat. Jangan gunakan bra yang terlalu menekan payudara. Demi menjaga higienitas daerah payudara, ganti bra sesering mungkin setiap kali basah karena keringat atau setelah dipakai seharian.
* Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan payudara dengan cara membersihkan dengan kapas dan air hangat sebelum dan sesudah menyusui.
Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Payudara Pada Ibu Menyusui

Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Payudara Pada Ibu Menyusui






Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Payudara Pada Ibu Menyusui

Masalah yang sering muncul pada wanita/ibu menyusui adalah pembekaan disertai dengan rasa nyeri yang sering terjadi, pada dasarnya hal demikian bukanlah hal yang serius, namun apabila diabaikan lama kelamaan ini dapat menjadi hal yang serius, rasa sakit disertai benjolan tentu akan sangat mengganggu aktifitas sehari-hari apabila tidak segera di atasi. Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa neyeri dan pembekakan pada payudara anda;

Nyeri puting payudara
Hal ini sering kali di sebabkan oleh posisi menyusuiyang salah,di mana cara bayi mengisap menyebabkan luka pada puting yang terasa nyeri.jika mengalami hal ini jangan sampai berhenti menyusui,beberapa tip berikut ini bisa anda bertanya kepada dkter atau bidan
- olesi puting susu dengan ASI setiap kali selesai menyusui. ASI dapat membantu menyembuhkan luka pada puting.

- pada saat menyusui perhatikan posisi menyusui yang benar,terutama masalah isapan bayi.
- Kenakan BH yang nyaman dan tidak ketat.

- jangan membersihkan puting susu dengan alkohol atau sabun karena akan merangsang iritasi.
- Variasikan posisi menyusui,ini selain untuk kenyamanan ibu, juga untuk merangsang agar bayi senang menyusui.

- ketika akan melepaskan isapan bayi pada puting lakukan   dengan perlahan seperti yang di sarankan di atas.

- Ibu juga dapat mengolesi puting susu dengan es sebelum menyusui.

- Kompres payudara dengan air hangat, gunakan kain yang bersih, pijat payudaya secara perlahan-lahan, lakukan secara rutin hingga bengkakan dan rasa nyeri hilang, 

- Susui bayi atau perah ASI sesering mungkin. ASI yang tidak dikeluarkan akan menambah rasa sakit apalagi jika ASI terus diproduksi

- Makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan banyak-banyaklah minum cairan

- Jika rasa nyeri ini sangat menyiksa, Anda bisa mengistirahatkan dulu puting anda, tetapi ini bukan berarti berhenti menyusui, tetap berikan asi pada bayi dengan cara memompa airsusu dan di berikan pada ASI dengan menggunakan sendok
Penyebab Pembekakan Pada Ibu Menyusui

Penyebab Pembekakan Pada Ibu Menyusui






Penyebab Pembekakan Pada Ibu Menyusui

Ada beberapa sebab yang umu penyebab terjadinya pembekakan pada payudar ibu menyusui, berikut beberapa sebabnya: Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Payudara Pada Ibu Menyusui
* Bayi tak mau menyusu
Biasanya ada suatu keadaan yang membuat bayi jadi tak suka menyusu. Misalnya, ASI keluar terlalu deras sehingga setiap kali mengisap puting susu ibunya, bayi jadi gelagapan.


* Ibu tidak teratur mengeluarkan ASI, karena:

– Terpisah sementara dari si kecil. Misalnya ibu yang bekerja dan tidak mengeluarkan ASI-nya dengan diperah/dipompa.

– Ibu menyelingi pemberian ASI dengan susu botol. Jadi ada jarak waktu di mana ibu tidak mengeluarkan ASI.

– Puting terluka sehingga ibu segan menyusui.

Apa pun penyebabnya, ASI yang tidak dikeluarkan mengakibatkan terjadinya penggumpalan air susu dalam kelenjar susu di payudara (ini bisa terlihat dari bengkaknya payudara ibu). Makin lama, penggumpalan tersebut akan menyumbat kelenjar susu sehingga volume ASI yang keluar jadi sedikit. Desakan ASI yang tak lancar inilah yang menimbulkan rasa sakit pada payudara.

Mastitis terjadi jika ada kuman masuk ke dalam kelenjar susu melalui puting susu. Bisa karena luka akibat posisi mulut bayi yang tidak tepat atau karena kurangnya higienitas puting. Umumnya bakteri yang menginfeksi adalah staphylococcus aureus. Bakteri biasanya masuk melalui puting susu yang pecah-pecah atau terluka. Atau bisa juga karena  adanya sumbatan pada saluran ASI.
Jika sudah terinfeksi, payudara akan bengkak dan terasa nyeri, terasa keras saat diraba dan tampak memerah. Permukaan kulit dari payudara yang terkena infeksi juga tampak seperti pecah-pecah. Badan demam seperti terserang flu. Namun bila karena sumbatan tanpa infeksi, biasanya badan tidak terasa nyeri dan tidak demam. Pada payudara juga tidak teraba bagian yang keras dan nyeri, serta merah.
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved