Recent Post

Saturday, 14 November 2015
Anak Usia Dini Akan Mendapatkan Kurikulum Bela Negara

Anak Usia Dini Akan Mendapatkan Kurikulum Bela Negara



Akhir-akhir ini hal yang sering mencuat dalam dunia pendidikan di indonesia adalah adalah Kurikulum Bela Negara yang akan diterapkan kedalam dunia pendidikan di indonesia.  Kurikulum ini tidak hanya menyasar kepada sekolah-sekolah SD, SMP maupun SMA. namun kurikulum ini nantinya juga akan diterapkan kejenjang pendidikan yang lebih rendah yaitu Anak Usia Dini.

Friday, 13 November 2015
Materi UKG Tidak Nyambung Dengan Mapel Guru

Materi UKG Tidak Nyambung Dengan Mapel Guru



Pelaksanaan UKG menyisakan pengalaman yang kurang baik disebagian peserta UGK. Bagaimana tidak, materi yang diujikan selama pelaksanaan UKG ada yang tidak sesuai dengan kompetensi Guru. Seharusnya UGK ini dilaksanakan dengan persiapan yang benar-benar matang. UKG ini kan menguji kompetensi seorang guru, bagaimana bisa diketahui kompetensinya jika materi yang di ujikan tidak sesuai dengan kompetensi jurusannya.

Ketua Serikat Guru Indonesia (SGI) Jakarta, Heru Purnomo menemukan berbagai persoalan dalam proses Uji Kompetensi Guru (UKG) di berbagai daerah. Salah satunya adalah ketidakcocokan antara materi uji dengan bidang mata pelajaran yang diampu guru.
101 Guru Akan Dikirim ke Malaysia dan Filipina

101 Guru Akan Dikirim ke Malaysia dan Filipina



Saat ini pemerintah akan mengirimkan Guru keluar negeri guna untuk mencukupi tenaga pendidik bagi rakyat Indonesia yang ada di luar negeri. Adapun Negara yang di tuju adalah Malaysia dan Filipina. Program ini merupakan kepekaan dan kepedulian pemerintah dalam bidang pendidikan khususnya warga Negara Indonesia yang berada di luar negeri.

Selain Tugas khusus yang mulia ini, nantinya akan ada tugas tambahan dimana Para Guru yang bertugas di luar negeri ini harus mampu membina para Guru dan calon Guru yang ada di kedua tempat tersebut.
Thursday, 12 November 2015
Bersiaplah!. Setelah UKG Akan Ada PKG

Bersiaplah!. Setelah UKG Akan Ada PKG



Menjadi Guru memanglah tidak mudah, banyak hal yang harus dilakukan seorang Guru. Beban dan tanggung jawab Guru memang berat. Namun demikian beban yang di tanggung Guru hendaklah jangan dijadikan beban hidup,  jadikanlah sebagai nilai ibadah dihadapan Tuhan. Menjadi seorang Guru haruslah bangga, karena Guru adalah penentu kemajuan suatu bangsa. Bangsa ini tidak akan maju jika tidak ada Guru. Tugas dan misi utama Guru adalah memberi keilmuan kepada Murid-muridnya, Guru dengan segenap kemampuannya harus mampu mewariskan keilmuannya kepada para murid. 

Wednesday, 11 November 2015
Berpetualangan Inspiratif Sambil Menyapa Negeriku. #MENYAPANEGERIKU.

Berpetualangan Inspiratif Sambil Menyapa Negeriku. #MENYAPANEGERIKU.



Suka Berpetualangan? atau punya ketertarikan di dunia pendidikan Indonesia? Acara ini tepat untukmu!

Kemristekdikti mengajak kamu untuk mengunjungi berbagai daerah di Tanah Air melalui kegiatan “Menyapa Negeriku”. Selama maksimal enam hari (disesuaikan dengan jadwal penerbangan dan lokasi), peserta kegiatan akan melihat langsung potret pendidikan Indonesia melalui petualangan seru dan mengasyikkan. Tidak hanya itu, peserta juga akan diajak berpartisipasi untuk berbagi inspirasi di wilayah yang dikunjungi, bisa dengan berbagi cerita maupun menularkan berbagai keahlian kepada masyarakat dan pelajar setempat.
Tuesday, 10 November 2015
no image

Negara Paling Dermawan



Yayasan lembaga bantuan dan Amal (Charities Aid Foundation/CAF) di Inggris merilis laporan terbarunya mengenai negara-negara mana saja yang masyarakatnya rajin beramal. Hasilnya, Myanmar menempati posisi nomor satu di daftar tersebut. 

Dilansir dari CNBC, Rabu, 11 November 2015, lebih dari 90 persen warga Myanmar memberikan uangnya untuk beramal pada tahun lalu. Setengahnya amal yang diberikan tercatat dilakukan secara sukarela. 


Posisi kedua ditempati oleh Amerika Serikat, meskipun jumlah warganya yang beramal turun dari 68 persen pada 2013 menjadi 63 persen tahun lalu.

 
Studi tersebut juga menemukan bahwa 65 persen warga AS, beramal untuk membantu orang asing, sisanya sebanyak 44 persen melakukannya secara sukarela. 

Selain dari keduan negara tersebut, negara lainnya yang masuk lima besar dalam indeks tersebut yaitu, Selandia Baru, Kanada dan Australia. Di posisi 20 besar negara paling dermawan masuk pula dalam daftar beberapa negara miskin seperti Srilangka, Kenya dan Guatemala. 

Secara global laporan tersebut menemukan bahwa 1,4 miliar orang memberikan uangnnya untuk amal pada tahun lalu. Tercatat bahwa jumlah tersebut merupakan 31,5 persen dari seluruh total penduduk di dunia, dan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 28,3 persen. 

Meskipun resesi ekonomi melanda dunia beberapa tahun ini, laporan tersebut menurut Chief Executive CAF, John Low, kepedulian antar masyarakat dunia terus meningkat. Dan dunia menjadi tempat bagi orang-orang yang bermurah hati. 

"Hal ini membesarkan hati. Bahkan selama masa-masa ketidakpastian ekonomi, orang-orang semakin cenderung menyumbangkan uangnya untuk membantu orang lain," kata John. (ase)
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved