Recent Post

Saturday, 7 June 2014
Sistem Pendidikan Nasional

Sistem Pendidikan Nasional


Sistem Pendidikan Nasional
BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Setiap bangsa memiliki sistem pendidikan nasional. sistem pendidikan nasional masing-masing sebuah negara terletak pada kebudayaan dan nilai-nilai bangsa itu sendiri dan berkembang melalui sejarah sehingga dapat memberikan warna dalam seluruh gerak hidup suatu bangsa.
Sistem pendidikan nasional yang diterapkan di Indonesia berdasarkan kepada kebudayaan bangsa dan berdasarkan pada pancasila , serta UUD 1945 sebagai nilai-nilai hidup bangsa Indonesia. Kalau kita melihat sistem pendidikan nasional yang sekarang , terutama di Negara kita ini masih sangat perlu perbaikan baik dari segi kelembagaan,program,dan pengelolaan pendidikannya, sehingga terwujudnya sistem pendidikan nasional yang lebih baik.
Thursday, 5 June 2014
no image

Rasionalisme Filsafat dan Tokoh-tokohnya

A. Latar Belakang

Pada kehidupan di zaman modern ini rasionalitas ( akal atau logika ) sudah mulai di kesampingkan, padahal jauh sebelumnya pada abad 13 di Eropa sudah tumbuh sistem filsafat yang pada waktu itu sudah mencakup keseluruhan. Sistem filasafat ini di ajarkan di sekolah dan perguruan tinggi. Dalam perkembangannya sistem filsafat ini mulai berubah menjadi filsafat modern pada abad 14 dan seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju ( modern ) filsafat modern ini berkembang di abad 20 dengan berbagai macam aliran pemikiran di antaranya Rasionalisme,Empirisme,Kritisisme,Idealisme dan sebagainya.

B. Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas, penulis akan mengurai ( memaparkan ) beberapa pembahasan ( masalah ) yang berkaitan dengan salah satu aliran filsafat tentang rasionalisme:
A.    Pengertian rasionalisme ?
B.     Siapakah tokoh – tokoh rasionalisme ?
C.     Bagaimana cara ( corak ) berpikir dari para tokoh – tokoh filsafat ?



BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pengertian Rasionalisme
Rasionalisme adalah paham yang mengajarkan bahwa sumber pengetahuan satu – satunya yang benar adalah rasio ( akal budi ), dengan demikian rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal ( resen ) adalah alat yang terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan. Jika empirisme mengatakan bahwa pengetahuan di peroleh dengan mengalami atau melalui objek emperis ( penelitian/ilmiah ), maka rasionalisme di sini mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan di peroleh dengan cara berpikir dengan kaidah – kaidah yang logis ( logika ).Di mana jauh sebelumnya manusia sudah berusaha untuk memberi kemandirian pada akal sebagai mana yang telah di rintis oleh para pemikir renaisans sampai di abad 17 dan pada abad tersebut di mulainya era pemikiran – pemikiran tentang filsafat dalam artian yang sebenarnya. Seiring dengan perkembangan zaman manusia mulai menaruh kepercayaan yang besar terhadap  kemampuam akal, bahkan di yakini bahwa dengan kemampuan akal semua persoalan dapat di jelaskan dan semua permasalahan dapat di pahami dan di pecahkan termasuk seluruh permasalahan tentang kemanusiaan di samping itu keyakinan yang berlebihan terhadap kemampuan akal dapat membawa kita ke dalam perang dengan mereka yang malas menggunakan akal ( logika ).

Dengan kekuasaan atau kemampuan akal tersebut manusia menginginkan suatu kehidupan ( dunia ) baru yang di kendalikan oleh akal sehat manusia. Kepercayaan akan akal sehat sangat jelas dalam bidang filsafat, yaitu dalam bentuk suatu keiginan untuk menyusun secara apriori suatu sisitem keputusan akal pada tingkat yang tinggi dan luas. Dalam hal ini bisa di pahamai bahwa dalam filsafat aliran yang mengedapankan akal adalah aliran Rasionalisme.

Untuk File Lengkapnya Silahkan DOWNLOAD
Sunday, 1 June 2014
no image

Konsep Sarana dan Prasarana Pendidikan



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara (UU SISDIKNAS No.20 Th.2003) tentang peningkatan mutu merupakan salah satu pilar pembangunan pendidikan di Indonesia.[1]
Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved