Friday, 9 May 2014

Kewirausahaan Menurut Istilah Islam


Kewirausahaan Menurut Istilah Islam
kewirausahaan
Definisi Kewirausahaan ; 
Sikap, Prilaku Mandiri yang mampu memadukan unsur Cipta rasa  karsa dan karya Atau pribadi yang mampu menggabungkan  unsur, idealis,  Kreatifit  as, inovatif,  suka  tantangan, kerja keras, dan kepuasan mencapai prestasi    maksimal.
Dr. Suparman Sumahawijaya DOSEN UNPAD menyatakan bahwa kewirausahaan   itu aga k mirip dengan istilah saudagar.  Istilah interpreneurship / Kewiswastaan  berasal dari bahasa sangsekerta yaitu ; Wira, Swa, Sta : Wira ; Manusia Unggul, Teladan, berbudi luhur,  berjiwa besar, berani pahlawan, atau keagungan watak. Swa: berdiri, sta; sendiri. Dan bahasa ini biasa disebut juga saudagar; yang artinya ; sau; seribu da  gar; akal

Menurut Zimerer, 1996 wirausaahan:
         Sekolompok  manusia yang luar biasa luar biasa dalam masyarakat
         Mereka adalah sebuah kesatuan sumber dari kreatif, ide dan inovatif
         Mereka adalah sebuah  sumber yang sangat  berharga untuk   menciptakan  pertumbuhan ekonomi
         Wirausahawan adalah sebuah action oriented
         Wirausahawan adalah bukan orang-oarang pemalu, tetapi mereka adalah orang-orang yang memiliki mimpi yang sangat besar
         Mimpi besar mereka adalah modal besar untuk mencapai visi dan misi mereka.
Dari uraian diatas Winardi  (2003;27) dapat mengidentifikasi ciri-ciri seorang wiraus ahawan yang sukses diantaranya adalah :
         Kepercayaan pada diri sendiri (Self Konfiden)
         Penuh Energi dan bekerja dengan cermat (Diligence)
         Kemampuan untuk menerima resiko yang diperhitungkan
         Memiliki kreatifitas
         Memiliki Fleksibilitas
         Memiliki reaksi positif  terhadap tangtangan yang dihadapi
         Memiliki jiwa yang dinamis dan kepemimpinan
         Memiliki kemampuan bergaul dengan orang lain
         Memiliki kemampuan untuk menerima saran-saran
         Siap untuk menerima kritik yang membangun
         Tahu perkembangan pasar
         Memiliki kebulatan tekat untuk mencapai sasaran
         Memiliki banyak  inisiatif terhadap perkembangan usaha
         Memiliki jiwa independent
         Memiliki jiwa optimis ulet, luwes,supel,
         Memiliki pemahaman tentang produk, dan teknologi serta berorentasi pada laba.
Kemudian Ambar Polah (2006) menambahkan 7 karakter yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan sebagai berikut :
         Seorang pengusaha harus memiliki Visi dan misi tentang tujuan mendirikan usaha.
         Seorang pengusaha harus  mampu memotivasi diri
         Kemampuan berinisiatif
         Kemampuan membentuk modal
         Kemampuan mengatur waktu
         Kemampuan mental yang dilandasi agama
         Kemampuan mengambil hikmah  dari pengalaman
B. Motivasi Kewirausahan
            Motivasi adalah suatu  faktor yang mendorong seseoran untuk melakukan suatu perbuatan  atau kegitan tertentu.
Menurut teori David Mc Clelland, 1961) Seorang melakukan  usaha dimotivasi oleh : 
         Motif berprestasi,
         Motif Berafiliasi
         Motif kekuasaan
Menurut Teori kebutuhan Maslow (Teori hirarki Kebutuhan, 1970) orang melakukan kegiatan usaha disebabkan oleh :
         Untuk mencukupi kebutuhan fisiologi, makan, minum,  kebutuhan fisik layak secara fisik dan mental
         Kebutuhan keamanan
Keamanan terhadap usaha dan  harta kekayaan
  Kebutuhan bersosial
         Kebutuhan Kebanggaan
         Kebutuhan untuk beraktualisasi diri
Teory  X dan t   eori Y ( Dougles Mc. Gregor)
Teory x mengasumsikan  bahwa kebanyakan orang lebih suka dipimpin, tidak punya tanggung jawab dan ingin selamat saja, ini dimotivasi oleh uang, keuntungan dan menghindari ancaman hukuman adalah orentasi  hidupnya.
            Sedang teori Y mengasumsikan bahwa semua orang sebenarnya bersifat kratif, yang harus dibangkitkan atau dirangsang oleh pimpinan, daftar asumsi tentang hakekat manusia dalam teori x dan teori Y sebagai berikut.
Teori X
         Pekerjaan pada hakekatnya tidak disenangi banyak orang
         Kebanyakan orang rendah tanggung jawabnya dan lebih suka dipimpin
         Kebanyakan orang  kurang kreatif
         Orang lebih suka memikirkan kebutuhan-kebutuhan  yang bersifat fisik dari psyikiss aja.
         Kebanyakan orang harus dikontrol secara ketat, dan sering harus dipaksakan menerima tujuan organisasi.
Teory Y
           Pekerjaan itu sebenarnya sama dengan bermain, cukup menarik dan mengasikkan
           Orang mampu mengawasi diri sendiri guna mencapai tujuan
           Orang tidak hanya memiliki kebutuhan fisik aja, tetapi juga memiliki kebutuhan rasa aman ingin bergaul, ingin dihargai, dan ingin menonjol dirinya,
           Orang harus dimotivasi agar dapat membangkitkan daya inisiatif dan kreatifitasya.
Hal ini senada dengan konsep hygenie tentang motivasi untuk meningkatkan kegairahan kerja, diantaranya faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah;
         Administrasi  dan keuangan
         Supervisi
         Kondisi kerja
         Hubungan interpersonal
         Uang, status, scurity
Sedang factor yang  motivasinya adalah :
         Prestasi
         Penghargaan atas pekerjaan
         Tantangan pekerjaan
         Bertambah tan  gguang jawab
         Ada kemungkinan meningkat lebih maju.
C. Landasan Ideologis
         Al-quran Surat Al-Jum;at 62.
Apabila kamu telah selesai sholat jumat,  maka betebarlah kamu sekalian dimuka bumi dan cari fadilah Allah
       Surat As-ashr 1-3
Demi Masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam keadaan merugi, kecuali orang-o rang yang beriman dan beramal sholeh
         Maqollah,  Bekerjalah kamu sekalian untuk duniamu, seakan-akan kamu hidup selamanya, dan bekerjalahkamu sekalian untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati besuk.
D. Proses orang memulai berwirausaha         
1. Keinginan Berinovasi.
Beberapa faktor  orang yang mendorong berinovasi adalah ;
1. Keinginan berprestasi
2. Adanya sifat penasaran
3. Keinginan menanggung resiko yang lebih ringan
4. Faktor pendidikan
5. Faktor lingkungan
2. Pemicu
 Beberapa faktor pemicu orang berwirausaha
            1. Ketidakpuasan terhadap pekerjaan yang ada
            2. Karena PHK dan belum ada kerja
            3. Keberanian menanggung resiku
            4. Punya komunitas dan minat yang kuat terhadap bisnis
            5. Adanya persaingan dalam dunia kehidupan
6. sumber yang belum termanfaatkan, Tanah dan bangunan yang  strategis, tabungan dan warisan
7.Mengikuti latihan latihan bisnis
8.Adanya kebijakan pemerintah tentang kemudahan fasilitas redit
3. Pelaksanaan
1. Adanya seorang wirausaha yang sudah siap mental
2. Adanya manager pelaksanaan sebagai tenaga ahli
3. Adanya komitmen  yang tinggi terhadap bisnis
4. Adanya visi kedepan terhadap dunia bisnis
4. Pertumbuhan
         Adanya tim yang kompak dalam menjalankan usaha
         Adanya strategi yang mantap sebagai produk tim yang kompak
         Adanya struktur dan budaya organisasi yang sudah membudaya dalam sebuah usaha

Kemudian Bygrave (1994) menambahkan tiga faktor penting untuk memulai sebuah usaha yaitu :
         Faktor Personal     =  Menyangkut kepribadian seseorang
         Sosiologi               = Menyangkut Hubungan dengan lingkungan
         Ervisonmental       =Memadukan personal dan lingkungan
E. Sifat-sifat yang perlu dimiliki oleh wirausahawan
            1. Percaya diri
            2. Berorentasi tugas dan hasil
            3. Memiliki jiwa kepemimpinan
            4. Biasa menghadapi resiko
            5. Keorsinilan
            6. Kreatifitas
            7. Berorentasi masa depan
            8. Pandai pemanfaatan waktu
F. Kegagalan berwirausaha.
1. Ketidakmampuan dalam managemen
2. Kurang Pengalaman
3. Lemahnya Kendali Keuangan
4. Pertumbuhan tak terkendali
5. Susahnya persediaan bahan baku
6. Ketidakmampuan membuat transisi
    kewirausahaan
7. Gagal mengembangkan perencanaan strategis
G. Cara Menghindari kegagalan
1. Mengenal Bisnis  secara mendalam, mencari pengalaman, dan komptensi
         Mengembangkan bisnis secara mendalam
         Selalu mengikuti perekembangan informasi dunia bisnis dan berusaha memprediksi dan membuat
         perencanaan  strategis secara tepat.
         Memahami dasar-dasar manajemen bisnis
         Mengelola sumberdaya keuangan secara baik dan
hati-hati
         Belajar mengelola  manusia secara efektif  sesuai
dengan kondisi perubahan jaman
         memperdalam conceptual Competence guna 
menghadapi perubahan
         Menjaga kondisi fisik dan mental
         Berusaha meningkatkan mental keagamaan

F. KUNTUNGAN WIRAUSAHAWAN DAN KARYAWAN
A. Keutungan sebagai wirausahawan
1. Memimpin sendiri
2. Mengunakan gagasan sendiri
3. Dapat bersifat kreatif
4. Potensi penghasilan tak terbatas
5. Mempunyai Kebebasan
6. Dapat berinisiatif
7. Mengawasi Lingkungan kerja
8. Memberikan perintah
9. Masa depan tergantung pada diri sendiri

B. Keuntungan sebagai Karyawan
1. Tangguang Jawab Terbatas/Tetap
2. Bepenghasilan tetap
3. Mendapat Jaminan Sosial
4. Jam Kerjanya Tetap
5. Masa Depan Lebih Pasti
6.Lingkungan Pengawasan Tetap
7. Resiko Sedikit

C.Kerugian sebagai wirausahawan
1. Jam kerjanya tidak teratur
2. Tanggung Jawabnya luas
3. Harus Mengabil resiko
4. Penghasilan tidak stabil
5. Tidak mendapat jaminan sosial
6. Masa Depan Tidak ditentukan
7. Belajar tidak ada akhirnya

D. Kerugian sebagai Karyawan
1. Mengikuti perintah pimpinan                                             
2. Berpenghasialan tetap
3. Sukar mengutarakan isi/gagasan
4. Bertangung jawab pada pemilik
5. Potensi penghasilan  terbatas


MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA MELALUI MOTIVASI
         Keberhasilan produktivitas dapat ditentukan  oleh tiga tingkatan.
1  Individu
2. Kelompok
3. Organisasi
B. Tiga ukuran produktivitas dalam sebuah usaha harus dipertimbangkan dalam mengelola organisasi
         Untuk tujuan strategi ; Apakah organisasi sudah benar sesuai dengan apa yang direncanakan
         Efektivitas ; Sampai tingkat mana tujuan itu sudah dicapai dalam arti kuantitas dan kualitas
         Efesiensi; Bagaimana perbandingan output dibagi input, dimana pengukuran output termasuk didalamnya kuantitas dan kualitas.
C. Untuk menghitung tingkat produktivitas, ada tiga bentuk dasar perhitungan, yaitu;
         Produktitas persial  ; Perbandingan output dengan salah satu input tertentu, misalnya input pekerja.
         Produktivitas  factor :perbandingan output dengan sejumlah input yang berhubungan  dengan pekerja dan modal.
         Produktivitas total  ; perbandingan output dengan input
 
D. Beberapa variabel yang mempengaruhi produktifitas.
Motivasi


Union

Peraturan Pemerintah

Inovation, teknologi, dan capital investment

Managerial leadership

Produktivitas

Managerial Proses
                




Dari gambar diatas, ada tiga kekuatan internal yang berpengaruh pada produktivitas yaitu :

1.Menegerial proses             : Menyangkut prihal merencanakan organisasi Mengintegrasi, dan mengawasi segala kegiatan. Dengan demikian pekerjaan dapat dijalankan dengan Lancar dan sempurna.
                                                  Jika organisasi struktural tidak Benar pekerjaan semrawut,pengawasan lemah maka Tingkat produktivitas akan menurun.
2. Mang leadership              : Berhubungan dengan tujuan perusahaan, yang dapat mendorong pekerja dapat bekerja lebih giat dan dapat mencapai target maksimum dari perusahaan.
3. Motivasi                           : Faktor-faktor  yang dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih produktif, meningkatkan prestasi, mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi.

Kemudian juga ada tiga kekuatan dari luar yang mempengaruhi produktivitas yaitu:
       Government regulation :Peraturan-peraturan pemerintah yang  dibuat bisa mempengaruhi penurunan dan peningkatan produktivits.
       Union                                   :Organisasi karyawan, organisasi buruh, hal ini juga dapat mempengaruhi penurunan dan peningkatan produktivitas, hal ini harus dijaga hubungan harmonis antara management dan karyawan melalui serikat pekerja.
       Inovation                             :menyangkut penemuan-penemuan baru yang terk ait dengan prodak dan tekhnologi yang akan membuat prodak dan tekhnologi lama tidak berfungsi lagi

Hubungan Kreativitas denga Motivasi

Modal utama wirausaha adalah : Kreativitas, keuletan, semangat pantang menyerah, Akhirnya Conny Semiawan (1984) menjelaskan: Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan produk baru dan kombinasi baru dan hub –hub baru antara unsur data variable yang sudah ada.
Menunur Guilfor mengemukakan ada lima sifat yang menjadi ciri kempuan berfikir kreatif, yaitu:
Kelancaran                           (Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan)
Keluwesan                           (Kemampuan untuk mengemukakan solusi)
Keaslian                               (Mencetuskan gagasan dengan yang asli)
Penguraian                           (Kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara rinci)
Perumusan kembali              (Meninjau permasalahan dengan presfektif membangun tetapi berbeda dengan yang lainnya).

Hubungan kreatifitas dengan dengan intelegensi
         Kreativitas rendah, intelegensi rendah
         Kreativitas tinggi, intelegensi tinggi
         Kreativitas rendah, intelegensi tinggi
         Kretaivitas tinggi, intelegensi rendah
Hubugan kretavitas dengan inovasi
         Thingking and doing new thing
         Old thing in new way
         Generating something from nothing
         Elabotiration on the present
         Membuat sesuatu yang lebih simple dan lebih baik
Beberapa hambatan munculnya kratifitas
         Menilai kebenaran Cuma satu pandangan
         Ketidakberanian memberikan pendapat yang berbeda
         Taat pada aturan
         Kurang menyukai dunia permainan
         Terlalu menekankan dunia spesialisasi
         Menghindari dari sifat ambigiusitas
         Takut terlihat bodoh,takut salah gagal
         Terkungkung pada stikma dan doktrin

Mengembangkan keunggulan bisnis secara kreatif diantranya.
         Produk harus didesain  khusus yang berbeda  dengan produk lain
         Pelayanan yang prima
         Menciptakan kemudahan-kemudahan
         Harga sesuai dengan kelas konsumen yang dilayani
         Memberikan garansi yang meyakinkan konsumen
         Aneka ragam produk
         Memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi
         Membuka semua akses untuk berhubungan
         Rasa aman, rasa akrab.


INTI  KONSEP  PEMASARAN


PEMASARAN PELAKU PASAR
NILAI, BIAYA   DAN KEPUASAN
KEBUTUHAN,KEINGINAN
PERMINTAAN


PASAR
                                                                                                                          
PRODUK BRANG DAN JASA




                                                                                                                              

KEBUTUHAN, KEINGINAN, PERMINTAAN



                                                                                                                                          




                     Proses dimana individu atau kelompok memperoleh pemenuhan kebutuhan atau keinginan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran produk.
                     Kata kunci
Kebutuhan,  harga yg memerlukan kepuasan dasar, sandang, pangan, papan,
Keinginan, keinginan memenuhui kebutuhan sandang
Permintaan, Keinginan dlm memenuhi kbthn disertai kemampuan
                     Produk= Barang, jasa, ide
            Produk Mobil = Barang_ Kendaraan
            Jasa                      = Transportasi
            Ide                       = Nyaman, Status sosial
                Empat Aspek penting          
         Mengetahui pasar
Cari Informasi
Tahu kebutuhan pembeli
Lihat sektor lain & pesaing
Knowladge is power

         Produk & pemberian harga
Beda yang ada
Pengembangan dari yang ada
Biaya + Laba = Harga
         Periklanan dan promosi
Pilih Media
Tepat waktu
Posisi
         Penjualan
Cara Menjual
Jasa Pengiriman
Produk slalu tersedia


                                         














MERENCANAKAN / MENGEMBANGKAN  BISNIS
STUDI KELAYAKAN HOME INDUSTRI

JENIS USAHA/  BISNNIS
         BARU
         PENGEMBANGAN
A. PENAMBAHAN KAPASITAS
B. PRODUK BARU
C. KOMBINASI
ASPEK-ASPEk PENTING DALAM STUDI KELAYAKAN
         ASPEK PEMASARAN
         Kondisi perekonomian
         Analisis industri, potensi, asusmsi, peluang
         Proyeksi  penjualan

         ASPEK KEUANGAN
         Kebutuhan Dana
         Sumber dana
         Biaya /modal produksi
         Proyeksi aliran kas, chas flow
- Hasil Penjualan
- Biaya-biaya
- Laba
         ASPEK TEKNIK/ PRODUKSI
         Jumlah dan jenis peralatan
         Kapasiatas
         Efektif dan efesien
         Perawatan dan spare part
         Kemungkinan pengembangan
         Lokasi
         Iventarisasi
         Kemungkinan pengembangan

         ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
         Struktur organisasi (Prosedur dan job diskribtion)
         Jumlah dan kualitas SDM
         Training
         Kesra (Upah, Jaminan,Keselamatan)

         ASPEK HUKUM/YURIDIS
         Perizinan
         Kontrak

         ASPEK SOSIAL EKONOMIS
         Dampak ekonomis
         Dampak sosial















0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved