Wednesday, 19 March 2014

Kisah Sukses Pendiri McDonalds

Banyak orang tertarik untuk berbisnis restoran karena melihat kesuksesan para pebisnis restoran. Tetapi banyak orang yang tidak tahu bagaimana perjuangan yang harus dilalui sebelum mencapai kesuksesan tersebut. Semua bisnis yang sukses pasti memerlukan kerja keras, tetapi untuk bisnis restauran, kerja keras saja tidaklah cukup. Ada satu ungkapan yang menarik dari Dominique Chapeau, pemilik Chauntaclair Restoran di Amerika, mengenai bisnis restoran. Menurutnya, seorang pebisnis restoran harus bisa menjadi seorang diplomat, politikus, aktor, salesman, pemain akrobat dan juga keset kaki! If hes not the strong, silent type, theres always suicide!

Tetapi banyak juga pengusaha yang bisa menjalani hidup sebagai pebisnis restoran dengan sukses. Beberapa bahkan menjadi legenda di dunia bisnis. Siapa yang tidak mengenal McDonalds, Kentucky Fried Chicken, Wendys, Starbucks Coffee? Mall manapun yang kita masuki di kota-kota besar di Indonesia pasti mempunyai minimal satu outlet dari salah satu brand-brand tersebut.
Tetapi taukah Anda bahwa orang dibalik sukses bisnis2 kerajaan makanan itu pernah mengalami hidup susah selama berpuluh-puluh tahun sebelum mereka sukses? Ray Kroc pendiri Mc Donalds tidak pernah tamat SMA dan menjadi supir ambulans pada perang dunia kedua. Dave Thomas, pendiri Wendys adalah seorang anak adopsi yang tidak pernah mengenal orang tua kandungnya, bekerja di sebuah restaurant barbecue sajak usia 12tahun. Tom Monaghan pendiri Domino Pizza kehilangan ayahnya pada usia 4 tahun dan menghabiskan masa kecilnya dipanti asuhan.Sekarang mereka semua adalah pemilik kerajaan bisnis makanan yang bernilai ratusan juta dolar Menarik sekali untuk menelusuri kisah hidup mereka dan belajar dari bagaimana mereka membangun bisnis dari nol menjadi raksasa. Apa sih yang membuat mereka sukses?
1. Kerja keras:
Luck is a dividend of sweat. The more you sweat, the luckier you get.
Ray Kroc
Ada orang yang berpikir jika bisnis sedang tidak baik tandanya hokinya sedang kurang bagus. Tetapi Ray Kroc, pendiri McDonalds, mengatakan bahwa keberuntungan adalah bunga dari kerja keras. Semakin keras kerja Anda, semakin beruntung Anda. Tom Monaghan, pendiri Domino Pizza, sejak kecil adalah seorang pekerja keras. Pekerjaan pertamanya adalah loper koran. Dan selama 13 tahun awal karirnya sebagai seorang pebisnis, dia bekerja 100 jam per minggu, 7 hari seminggu dan hanya berlibur satu kali yaitu saat berbulan madu dengan istrinya, itupun hanya 6 hari. Mendiang Dave Thomas, pendiri Wendys, pun terkenal sebagai seorang workhaholic, memulai pekerjaan pertamanya sebagai waiter pada usia 12 tahun dan pada usia 35 tahun menjadi multijutawan. Jadi kerja keras adalah hal pertama yang bisa kita pelajari dari para pebisnis makanan dunia.
2. Mempunyai tujuan
I believe that everyone on earth has a certain goal/dream in life.
Tom Monaghan- Founder Domino Pizza
Tom Monaghan kecil terinspirasi oleh cerita mengenai Abraham Lincoln, seorang anak petani miskin yang karena kerja kerasnya kemudian menjadi Presiden Amerik Serikat. Tom kecil mempunyai mimpi untuk tidak hanya mendapat yang baik atau lebih baik tetapi yang terbaik. Mimpi untuk menjadi yang terbaik membuatnya tidak pantang menyerah meskipun beberapa kali harus mengalami kegagalan sebelum akhirnya tercatat sebagai salah satu dari 400 orang terkaya di Amerika Serikat.
Mimpi kemudian menjadi sebuah visi, apa yang ingin kita capai di masa yang akan datang. Visi akan menjaga kita tetap di jalur yang benar menuju kesuksesan, yang memotivasi ketika bisnis tidak semulus yang diharapkan.
Sebagai seorang pebisnis restoran, visi yang dimiliki adalah visi sebagai individu dan juga visi untuk restorannya. Tom Monaghan memiliki visi untuk Domino Pizza, yaitu menjadi Restoran Pizza terbaik di dunia dan saat ini Domino memiliki 5300 outlet dengan 115.000 karyawan dan sales lebih dari 2.5milyar.
Beranilah untuk bermimpi dan jangan menyerah untuk mewujudkan mimpi tersebut adalah hal kedua yang kita pelajari.
3. Passion
Were not in the business of filling bellies. Were in the business of filling souls.
Howard Schultz
Howard Schultz, CEO Starbucks Coffee, meninggalkan pekerjaannya yang bergengsi di Manhattan karena tertarik dengan passion akan kopi yang dimiliki oleh Gordon Bowker dan Jerry Baldwin, pemilik Starbucks mula-mula. Starbucks adalah bisnis yang membuatnya jatuh cinta dan mengerjakannya dengan sepenuh hati.
Memilik passion terhadap apa yang kita kerjakan adalah sebuah kekuatan yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Bisnis yang dijalankan dengan passion adalah sebuah kesenangan yang berbuah kesuksesan. Kopi dan starbucks adalah passion terbesar dari Howard Schultz yang mengantarnya mensukseskan Starbucks dari 3 outlet kecil menjadi 3000 outlet di seluruh dunia.
Cintailah bisnis Anda, dan apa yang Anda kerjakan adalah hal ketiga yang kita pelajari bersama.
4. Kesabaran dan Ketekunan
I made a resolve then that I was going to amount to something if I could. And no hours, nor amount of labor, nor amount of money would deter me from giving the best that there was in me. And I have done that ever since, and I win by it. I know.
Colonel Harland Sanders
pendiri KFC
Taukah Anda berapa lama waktu yang diperlukan oleh Harland Sanders untuk menemukan resep ayam goreng Kentucky yang kita kenal sekarang? 9 tahun! Ya, selama lebih dari 9 tahun Harland Sanders terus melakukan R&D untuk menghasilkan resep rahasia ayam goreng kentucky. Dan ternyata perlu waktu sampai 20 tahun sebelum KFC mulai difranchise-kan dan menuai kesuksesan besar seperti yang sekarang kita lihat.

Ray Kroc adalah pendiri McDonalds.
Kesuksesan Memerlukan ketekunan dan kesabaran, bisnis makanan seringkali mengalami pasang surut, diperlukan ketangguhan untuk bisa sukses di bisnis ini. seorang pembisnis haruslah seseorang yang senang melayani orang, tidak mudah frustasi, dan tidak mudah lelah..
5. Intuisi Bisnis
Ray Kroc yang dikenal sebagai pendiri McDonalds ternyata bukan lah pemilik McDonalds yang pertama. Adalah McDonalds bersaudara yang pertama kali mendirikan restaurant hamburger ini. Howard Schultz yang sangat identik dengan Starbucks juga bukanlah pendiri Starbucks coffee, Gordon Bowker and Jerry Baldwin adalah yang pertama kali membangun Starbucks coffee. Tetapi Ray Kroc dan Howard Schultz lebih dikenal orang sebagai pendiri McDonalds dan Starbucks karena mereka yang memiliki intuisi bisnis dan kemampuan untuk menangkap konsep dengan segala kerumitannya dan menjalankannya dengan cara terbaik.
Ray Kroc dan Howard Schultz hanya sebagian kecil contoh pengusaha makanan yang sukses mengembangkan bisnis makanan kecil milik orang lain menjadi bisnis besar. Jadi, untuk menjadi pengusaha makanan, Anda tidak perlu harus pintar masak atau memiliki resep rahasia keluarga. Seseorang yang mempunyai intuisi bisnis yang baik dapat melihat apa yang tidak bisa dilihat orang kebanyakan. Bisnis yang kelihatannya kecil dan tidak menarik ternyata bisa dikembangkan menjadi bisnis besar. Hanya Ray Kroc, seorang salesman mixer, yang melihat bahwa sebuah restauran hamburger kecil di San Bernardino California bisa menjadi sebuah chain restoran fast food terbesar di dunia

sumber: http://rwidjajaknijn.blogdetik.com/belajar-dari-ahlinya/

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2013 Info Pendidikan All Right Reserved